Malaysia berhenti beberkan info soal MH370
Sabtu, 29 Maret 2014 - 16:27 WIB
Malaysia berhenti beberkan info soal MH370
A
A
A
Sindonews.com - Malaysia tidak akan lagi mengungkapkan informasi apapun tentang investigasi pesawat Malaysia Airlines MH370. Salah satu alasannya, untuk meredam berita-berita spekulatif yang memicu emosi keluarga penumpang pesawat MH370.
Alasan lain, karena proses investigasi sedang berlangsung. Demikian disampaikan Menteri Transportasi Malaysia, Hishamuddin Hussein, Sabtu (29/3/2014).
”Jika kita bisa, saya pikir polisi akan (menyampaikan informasi). Tapi, mereka tidak akan melakukan itu hanya untuk menenangkan emosi keluarga penumpang pesawat,” katanya dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, seperti dilansir New Straits Times.
Dia menegaskan, keluarga korban asal China bukan satu-satunya pihak yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai. ”Saya sepenuhnya mengerti. Saya punya anak, saya memiliki saudara, saya bisa membayangkan apa yang mereka lalui,” ucapnya.
”Anggota keluarga asal Malaysia juga telah kehilangan. Begitu juga dengan orang-orang dari 14 negara lainnya yang juga kehilangan anggota keluarag,” imbuh dia. ”Hal ini penting bagi mereka untuk tidak mendengarkan semua informasi yang spekulatif dan membiarkan emosinya tinggi.”
Alasan lain, karena proses investigasi sedang berlangsung. Demikian disampaikan Menteri Transportasi Malaysia, Hishamuddin Hussein, Sabtu (29/3/2014).
”Jika kita bisa, saya pikir polisi akan (menyampaikan informasi). Tapi, mereka tidak akan melakukan itu hanya untuk menenangkan emosi keluarga penumpang pesawat,” katanya dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, seperti dilansir New Straits Times.
Dia menegaskan, keluarga korban asal China bukan satu-satunya pihak yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai. ”Saya sepenuhnya mengerti. Saya punya anak, saya memiliki saudara, saya bisa membayangkan apa yang mereka lalui,” ucapnya.
”Anggota keluarga asal Malaysia juga telah kehilangan. Begitu juga dengan orang-orang dari 14 negara lainnya yang juga kehilangan anggota keluarag,” imbuh dia. ”Hal ini penting bagi mereka untuk tidak mendengarkan semua informasi yang spekulatif dan membiarkan emosinya tinggi.”
(mas)