Tak ditemukan rencana jahat dari simulator pilot MH370
Sabtu, 29 Maret 2014 - 15:42 WIB
Tak ditemukan rencana jahat dari simulator pilot MH370
A
A
A
Sindonews.com – Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat tidak menemukan adanya rencana jahat dari pembuatan simulator milik pilot pesawat Malaysia Airlines MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah.
Demikian disampaikan Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein. Kendati demikian, menteri Malaysia itu menahan untuk berkomentar lebih lanjut sampai kepolisian menyampaikan kesimpulan yang pasti dari penyelidikan terhadap pilot pesawat MH370.
”Itu akan diumumkan oleh Kepala Polisi Malaysia, yang telah menyoroti empat dugaan penyebab hilangnya pesawat pembawa 239 orang itu. Yakni, dugaan serangan teroris, pembajakan, masalah pribadi atau psikologis awak pesawat dan dugaan kegagalan teknis dari mesin pesawat.
”Dugaan ini telah dibahas panjang lebar dengan badan-badan intelijen yang berbeda,” kata Hishammuddin, seperti dikutip The Star, Sabtu (29/3/2014). Beberapa badan intelijen yang ikut menyelidiki dugaan tersebut di antaranya CIA Amerika Serikat, Badan Intelijen Ingggris MI6, dan badan intelijen China.
Pada 14 Maret 2014, polisi menggerebek rumah Zaharie dan menyita data simulator penerbangan yang sebagian sudah dihapus pilot pesawat MH370 itu sebulan sebelum menerbangkan pesawat. Pilot tersebut ikut diselidiki setelah Perdana Menteri Najib Razak menyatakan pesawat sengaja dialihkan rutenya oleh seseorang di dalam pesawat.
Demikian disampaikan Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein. Kendati demikian, menteri Malaysia itu menahan untuk berkomentar lebih lanjut sampai kepolisian menyampaikan kesimpulan yang pasti dari penyelidikan terhadap pilot pesawat MH370.
”Itu akan diumumkan oleh Kepala Polisi Malaysia, yang telah menyoroti empat dugaan penyebab hilangnya pesawat pembawa 239 orang itu. Yakni, dugaan serangan teroris, pembajakan, masalah pribadi atau psikologis awak pesawat dan dugaan kegagalan teknis dari mesin pesawat.
”Dugaan ini telah dibahas panjang lebar dengan badan-badan intelijen yang berbeda,” kata Hishammuddin, seperti dikutip The Star, Sabtu (29/3/2014). Beberapa badan intelijen yang ikut menyelidiki dugaan tersebut di antaranya CIA Amerika Serikat, Badan Intelijen Ingggris MI6, dan badan intelijen China.
Pada 14 Maret 2014, polisi menggerebek rumah Zaharie dan menyita data simulator penerbangan yang sebagian sudah dihapus pilot pesawat MH370 itu sebulan sebelum menerbangkan pesawat. Pilot tersebut ikut diselidiki setelah Perdana Menteri Najib Razak menyatakan pesawat sengaja dialihkan rutenya oleh seseorang di dalam pesawat.
(mas)