Lembaga Kemanusiaan PKPU ikuti event dunia di Dubai
Sabtu, 29 Maret 2014 - 13:16 WIB
Lembaga Kemanusiaan PKPU ikuti event dunia di Dubai
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU mengikuti event Dubai International Humanitarian Aid and Development Conference & Exhibition (DIHAD) di Dubai International Convention & Exhibition Center.
Event yang telah digelar ke-10 kalinya itu, dibuka Putri Haya Bint Al Hussein, istri Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UAE.
”Putiri Haya menyatakan, DIHAD yang sejak awal dirintis Sheikh Mohammed didirikan dengan harapan bisa membantu transformasi komunitas bantuan global yang lebih berbudaya dan inklusif, serta mampu mendorong dialog dan berbagi pengalam terbaik di seluruh wilayah,” kata Nana Sudiana, Direktur Kemitraan PKPU yang saat ini masih mengikuti event tersebut.
Saat pembukaan, Putri Haya didampingi beberapa pejabat dari berbagai lembaga kemanusiaan internasional. Menurut Nana, dalam rilisnya yang diterima Sindonews, Sabtu (29/3/2014), DIHAD yang ke-10 ini, menyentuh isu-isu yang terkait dengan masalah kemanusiaan dan pembangunan.
”Topik lebih difokuskan pada keterlibatan kemitraan dalam proses respon ketahanan pangan dan bencana. Di samping itu, konferensi ini akan menyoroti kemajuan yang telah dicapai selama penyelenggaraan DIHAD yang ke-10, serta membahas rencana konferensi untuk masa mendatang,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komunitas kemanusiaan internasional, lanjut Nana, PKPU memastikan diri untuk selalu menjadi bagian sejumlah aktivitas maupun event kemanusiaan internasional seperti DIHA.
”Event ini menjadi momentum spesial karena digelar di tengah suasana hubungan antar-negara yang diramaikan dengan berbagai krisis, seperti krisis di Ukraina dan masalah lain di Timur Tengah,” kata Nana.
Event yang telah digelar ke-10 kalinya itu, dibuka Putri Haya Bint Al Hussein, istri Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UAE.
”Putiri Haya menyatakan, DIHAD yang sejak awal dirintis Sheikh Mohammed didirikan dengan harapan bisa membantu transformasi komunitas bantuan global yang lebih berbudaya dan inklusif, serta mampu mendorong dialog dan berbagi pengalam terbaik di seluruh wilayah,” kata Nana Sudiana, Direktur Kemitraan PKPU yang saat ini masih mengikuti event tersebut.
Saat pembukaan, Putri Haya didampingi beberapa pejabat dari berbagai lembaga kemanusiaan internasional. Menurut Nana, dalam rilisnya yang diterima Sindonews, Sabtu (29/3/2014), DIHAD yang ke-10 ini, menyentuh isu-isu yang terkait dengan masalah kemanusiaan dan pembangunan.
”Topik lebih difokuskan pada keterlibatan kemitraan dalam proses respon ketahanan pangan dan bencana. Di samping itu, konferensi ini akan menyoroti kemajuan yang telah dicapai selama penyelenggaraan DIHAD yang ke-10, serta membahas rencana konferensi untuk masa mendatang,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komunitas kemanusiaan internasional, lanjut Nana, PKPU memastikan diri untuk selalu menjadi bagian sejumlah aktivitas maupun event kemanusiaan internasional seperti DIHA.
”Event ini menjadi momentum spesial karena digelar di tengah suasana hubungan antar-negara yang diramaikan dengan berbagai krisis, seperti krisis di Ukraina dan masalah lain di Timur Tengah,” kata Nana.
(mas)