Pencapresan Sisi picu bentrokan berdarah di Mesir, 4 tewas
Sabtu, 29 Maret 2014 - 11:07 WIB
Pencapresan Sisi picu bentrokan berdarah di Mesir, 4 tewas
A
A
A
Sindonews.com - Empat orang termasuk seorang wartawan perempuan Mesir tewas di Kairo setelah terjadi bentrok antara pasukan polisi dengan kelompok pro-presiden terguling Mohamed Morsi.
Bentrokan terjadi, ketika kelompok itu menggelar demonstrasi untuk memprotes mantan kepala militer Mesir, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi yang mencalonkan diri sebagai Presiden Mesir.
Kelompok itu tidak rela jika Jenderal Sisi yang memimpin kudeta terhadap Morsi menjadi calon presiden (capres) Mesir dalam pemilu mendatang.
Demonstrasi di berbagai ruas jalan itu terjadi di Kairo, Alexandria dan kota-kota lain di Mesir. Mayada Ashraf, wartawan surat kabar Al – Dustour, ditembak kepalanya ketika meliput bentrokan di wilayah Ein Shams utara. Selain wartawan itu, tiga orang lainnya juga tewas. Sedangkan 10 orang lagi mengalami luka-luka.
Sebanyak 10 orang pendukung Morsi ditangkap ketika terlibat bentrokan dengan pasukan keamanan di provinsi Damietta. ”Para demonstran mulai turun ke jalan, dan polisi menanggapi dengan tembakan gas air mata,” tulis kantor berita MENA, Sabtu (29/3/2014).
Sisi, yang juga Menteri Pertahanan dan Wakil Perdana Menteri Mesir telah mengumumkan pengunduran dirinya pada Rabu lalu. Dia lantas mengumumkan, bahwa dia resmi mencalonkan diri sebagai presiden untuk pemilu Mesir mendatang.
Bentrokan terjadi, ketika kelompok itu menggelar demonstrasi untuk memprotes mantan kepala militer Mesir, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi yang mencalonkan diri sebagai Presiden Mesir.
Kelompok itu tidak rela jika Jenderal Sisi yang memimpin kudeta terhadap Morsi menjadi calon presiden (capres) Mesir dalam pemilu mendatang.
Demonstrasi di berbagai ruas jalan itu terjadi di Kairo, Alexandria dan kota-kota lain di Mesir. Mayada Ashraf, wartawan surat kabar Al – Dustour, ditembak kepalanya ketika meliput bentrokan di wilayah Ein Shams utara. Selain wartawan itu, tiga orang lainnya juga tewas. Sedangkan 10 orang lagi mengalami luka-luka.
Sebanyak 10 orang pendukung Morsi ditangkap ketika terlibat bentrokan dengan pasukan keamanan di provinsi Damietta. ”Para demonstran mulai turun ke jalan, dan polisi menanggapi dengan tembakan gas air mata,” tulis kantor berita MENA, Sabtu (29/3/2014).
Sisi, yang juga Menteri Pertahanan dan Wakil Perdana Menteri Mesir telah mengumumkan pengunduran dirinya pada Rabu lalu. Dia lantas mengumumkan, bahwa dia resmi mencalonkan diri sebagai presiden untuk pemilu Mesir mendatang.
(mas)