Duit bernoda darah, Paus Francis sebut mafia masuk neraka
Sabtu, 22 Maret 2014 - 17:02 WIB
Duit bernoda darah, Paus Francis sebut mafia masuk neraka
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus (Francis) mencela para mafia, gangster yang kerap melakukan serangan mematikan. Menurutnya, mereka akan masuk neraka, kecuali bertobat dan berhenti berbuat jahat.
”Uang (mafia) bernoda darah, kekuatan (mafia) bernoda darah, Anda tidak bisa membawanya (uang) ke kehidupan berikutnya. Bertobatlah,” seru Paus Francis, seperti dikutip BBC, semalam (21/3/2014).
.
Celaan dari Paus Francis itu disampaikan saat ia berbicara dan berdoa untuk keluarga di Italia yang kerabatnya dibunuh oleh mafia. Paus Francis pernah juga pernah mengecam kejahatan korupsi dalam sebuah buku, ketika dia menjadi Uskup Agung di Beunos Aires tahun 2005.
Acara pertemuan Paus Francis dan kelompok yang disebut Libera itu bertujuan untuk menunjukkan oposisi Gereja Katolik Roma terhadap kejahatan terorganisir. Mereka menolak sejarah yang menyebut bos mafia sebagai orang Katolik yang baik.
Saat nama-nama korban yang dibunuh mafia dibacakan, Paus Francis larut dalam pikiran suram. Ada sekitar 842 orang hadir dalam pertemuan itu.”Hidup ini yang Anda jalani, dan sekarang tidak akan memberikan Anda (mafia) kesenangan. Ini tidak akan memberi Anda sukacita atau kebahagiaan,” kata Paus. ”Masih ada waktu untuk tidak berakhir di neraka.”
”Uang (mafia) bernoda darah, kekuatan (mafia) bernoda darah, Anda tidak bisa membawanya (uang) ke kehidupan berikutnya. Bertobatlah,” seru Paus Francis, seperti dikutip BBC, semalam (21/3/2014).
.
Celaan dari Paus Francis itu disampaikan saat ia berbicara dan berdoa untuk keluarga di Italia yang kerabatnya dibunuh oleh mafia. Paus Francis pernah juga pernah mengecam kejahatan korupsi dalam sebuah buku, ketika dia menjadi Uskup Agung di Beunos Aires tahun 2005.
Acara pertemuan Paus Francis dan kelompok yang disebut Libera itu bertujuan untuk menunjukkan oposisi Gereja Katolik Roma terhadap kejahatan terorganisir. Mereka menolak sejarah yang menyebut bos mafia sebagai orang Katolik yang baik.
Saat nama-nama korban yang dibunuh mafia dibacakan, Paus Francis larut dalam pikiran suram. Ada sekitar 842 orang hadir dalam pertemuan itu.”Hidup ini yang Anda jalani, dan sekarang tidak akan memberikan Anda (mafia) kesenangan. Ini tidak akan memberi Anda sukacita atau kebahagiaan,” kata Paus. ”Masih ada waktu untuk tidak berakhir di neraka.”
(mas)