14 tewas dalam kekerasan di Irak
Jum'at, 21 Maret 2014 - 19:28 WIB
14 tewas dalam kekerasan di Irak
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya 14 orang, termasuk seorang perwira polisi senior tewas dalam serangan kekerasan dan bentrokan di Irak, ungkap pihak kepolisian setempat.
Brigadir Jenderal Raghib al - Radhi Omairi dari Polisi Federal Irak, tewas ketika seorang pembom bunuh diri menyerang sebuah truk di markas polisi federa di Adheam, sekitar 120 km sebelah timur laut dari ibukota Baghdad. Dua polisi dan empat pengawal Omairi juga tewas dalam serangan itu.
“Di Samarra, 120 km utara Baghdad, dua anggota pasukan polisi federal tewas dan tiga lainnya luka-luka ketika sebuah bom mobil meledak di sebuah pos pemeriksaan polisi,” ungkap pejabat kepolisian setempat dalam kondisi anonim.
“Serangan bom mobil tersebut diikuti dengan serangan bersenjata yang menyerang pos pemeriksaan dan berhasil menculik lima polisi. Dua kendaraan Hummer dan beberapa senjata serta amunisi juga berhasil direbut oleh mereka,” Pejabat tersebut menambahkan.
“Tiga orang bersenjata dan dua polisi tewas ketika bentrokan pecah di enam desa di wilayah Qaratapa, 65 km sebelah timur laut Baghdad,” pejabat tersebut melanjutkan, seperti dilansir Xinhua, Jumat (21/3/2014).
Brigadir Jenderal Raghib al - Radhi Omairi dari Polisi Federal Irak, tewas ketika seorang pembom bunuh diri menyerang sebuah truk di markas polisi federa di Adheam, sekitar 120 km sebelah timur laut dari ibukota Baghdad. Dua polisi dan empat pengawal Omairi juga tewas dalam serangan itu.
“Di Samarra, 120 km utara Baghdad, dua anggota pasukan polisi federal tewas dan tiga lainnya luka-luka ketika sebuah bom mobil meledak di sebuah pos pemeriksaan polisi,” ungkap pejabat kepolisian setempat dalam kondisi anonim.
“Serangan bom mobil tersebut diikuti dengan serangan bersenjata yang menyerang pos pemeriksaan dan berhasil menculik lima polisi. Dua kendaraan Hummer dan beberapa senjata serta amunisi juga berhasil direbut oleh mereka,” Pejabat tersebut menambahkan.
“Tiga orang bersenjata dan dua polisi tewas ketika bentrokan pecah di enam desa di wilayah Qaratapa, 65 km sebelah timur laut Baghdad,” pejabat tersebut melanjutkan, seperti dilansir Xinhua, Jumat (21/3/2014).
(esn)