Tunggu temuan Australia, investigasi MH370 jadi jangka panjang
Jum'at, 21 Maret 2014 - 17:54 WIB
Tunggu temuan Australia, investigasi MH370 jadi jangka panjang
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Malaysia masih menunggu informasi dari tim Australia soal temuan dua puing di Samudera Hindia. Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein menyebut investigasi pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 akan menjadi lama.
”Ini akan menjadi penyelidikan jangka panjang,” katanya dalam sebuah konferensi pers Jumat (21/3/2014). Malaysia terus bekerja sama dengan negara-negara lain dalam pencarian pesawat MH370.
Menurutnya, pencarian pesawat sementara fokus pada koridor selatan dan utara. Dia menambahkan bahwa operasi pencarian di Samudera Hindia yang dipimpin tim Australia telah diintensifkan.
Dalam pencarian pesawar di koridor selatan, seperti dikutip Reuters, China telah mengerahkan lima kapal dan tiga helikopter.
Sedangkan Indonesia sendiri mendukung pencarian pesawat MH370, dengan memberi izin puluhan pesawat asing melintasi wilayah udara Indonesia. ”Terhitung siang hari ini, flight cleareance(izin terbang) dalam rangka SAR MH370 yang telah dikeluarkan Indonesia sebanyak 56 untuk Australia, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Singapura,” ungkap pihak Kemenlu melalui pesan singkat kepada Sindonews, hari ini.
”Ini akan menjadi penyelidikan jangka panjang,” katanya dalam sebuah konferensi pers Jumat (21/3/2014). Malaysia terus bekerja sama dengan negara-negara lain dalam pencarian pesawat MH370.
Menurutnya, pencarian pesawat sementara fokus pada koridor selatan dan utara. Dia menambahkan bahwa operasi pencarian di Samudera Hindia yang dipimpin tim Australia telah diintensifkan.
Dalam pencarian pesawar di koridor selatan, seperti dikutip Reuters, China telah mengerahkan lima kapal dan tiga helikopter.
Sedangkan Indonesia sendiri mendukung pencarian pesawat MH370, dengan memberi izin puluhan pesawat asing melintasi wilayah udara Indonesia. ”Terhitung siang hari ini, flight cleareance(izin terbang) dalam rangka SAR MH370 yang telah dikeluarkan Indonesia sebanyak 56 untuk Australia, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Singapura,” ungkap pihak Kemenlu melalui pesan singkat kepada Sindonews, hari ini.
(mas)