Malaysia dicap lamban cari MH370, ini reaksi Mahatir Mohamad
Jum'at, 21 Maret 2014 - 10:59 WIB
Malaysia dicap lamban cari MH370, ini reaksi Mahatir Mohamad
A
A
A
Sindonews.com – Bekas pemimpin Malaysia, Mahathir Mohamad membela Malaysia yang memimpin pencarian global terhadap pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Mahatir mengatakan, mencari pesawat yang hilang tidak mudah.
“Ada begitu banyak. Yakni 26 negara dalam pencarian (pesawat). ”(Jika) tanpa koordinasi yang baik pesawat dan kapal mereka akan menabrak satu sama lain,” kata Mahatir.
”Daerah yang mereka survei tidak mudah. Orang berpikir itu mudah, tapi percayalah, itu tidak. Kita berhadapan dengan orang-orang dari berbagai negara dengan berbagai peralatan yang berbeda,” lanjut dia.
Mahatir pun mengklaim, negaranya mendapat penilaian bagus dari banyak negara dalam misi pencarian pesawat yang hilang sejak 8 Maret 2014 itu. Terkait temuan dua puing mencurigakan yang diduga terkait pesawat MH370 oleh Australia, Mahatir berharap dugaan itu benar.
”Ini bukan hal yang baik untuk mengatakan hal tersebut, karena (jika) pesawat jatuh, penumpang mungkin telah kehilangan nyawa. Tapi setidaknya kita tahu apa yang terjadi,” ujar Mahatir yang berharap semua orang di dalam pesawat itu selamat, seperti dikutip The Star, Jumat (21/3/2014).
“Ada begitu banyak. Yakni 26 negara dalam pencarian (pesawat). ”(Jika) tanpa koordinasi yang baik pesawat dan kapal mereka akan menabrak satu sama lain,” kata Mahatir.
”Daerah yang mereka survei tidak mudah. Orang berpikir itu mudah, tapi percayalah, itu tidak. Kita berhadapan dengan orang-orang dari berbagai negara dengan berbagai peralatan yang berbeda,” lanjut dia.
Mahatir pun mengklaim, negaranya mendapat penilaian bagus dari banyak negara dalam misi pencarian pesawat yang hilang sejak 8 Maret 2014 itu. Terkait temuan dua puing mencurigakan yang diduga terkait pesawat MH370 oleh Australia, Mahatir berharap dugaan itu benar.
”Ini bukan hal yang baik untuk mengatakan hal tersebut, karena (jika) pesawat jatuh, penumpang mungkin telah kehilangan nyawa. Tapi setidaknya kita tahu apa yang terjadi,” ujar Mahatir yang berharap semua orang di dalam pesawat itu selamat, seperti dikutip The Star, Jumat (21/3/2014).
(mas)