Perancis tawarkan bantuan ahli bawah laut
Selasa, 18 Maret 2014 - 19:34 WIB
Perancis tawarkan bantuan ahli bawah laut
A
A
A
Sindonews.com – Perancis dikabarkan menawarkan bantuan pengiriman para ahli bawah laut mereka untuk ikut melakukan investigasi terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.
Penasihat khusus Badan Keselamatan Penerbangan Perancis (BEA), Jean Paul Troadec, mengatakan, pengalaman mereka dalam menyelidiki Air France penerbangan 447 yang mengalamai kecelakaan pada tahun 2009, mungkin akan berguna dalam pencarian yang sedang berlangsung untuk pesawat MAS MH370.
"Kami adalah spesialis di bidang pencarian di bawah air, eksperimen dan aspek teknis dalam komunikasi dan elektronik," ungkap Troadec, seperti dilansir News Strait Times, Selasa (18/3/2014).
Namun, Troadec mengatakan, operasi SAR untuk penerbangan MH370 akan berbeda dengan apa yang mereka lakukan terhadap Air France penerbangan 447. "Perbedaannya adalah, segera setelah kecelakaan pesawat Air France 447, kita tahu lokasi di mana pesawat tersebut mengalami kecelakaan,” jelas Traodec.
"Kami mulai pencarian sangat cepat setelah kecelakaan (pada tahun 2009) yang tidak dapat terjadi dalam situasi saat ini. Operasi kali ini akan sangat berbeda," Traodec menambahkan.
Ketika ditanya teori mengenai hilangnya pesawat tersebut, Traodec menjelaskan, pihaknya tidak memiliki teori apapun. Mereka hanya fokus melakukan investigasi untuk membantuk Malaysia menemukan pesawat nahas tersebut.
Penasihat khusus Badan Keselamatan Penerbangan Perancis (BEA), Jean Paul Troadec, mengatakan, pengalaman mereka dalam menyelidiki Air France penerbangan 447 yang mengalamai kecelakaan pada tahun 2009, mungkin akan berguna dalam pencarian yang sedang berlangsung untuk pesawat MAS MH370.
"Kami adalah spesialis di bidang pencarian di bawah air, eksperimen dan aspek teknis dalam komunikasi dan elektronik," ungkap Troadec, seperti dilansir News Strait Times, Selasa (18/3/2014).
Namun, Troadec mengatakan, operasi SAR untuk penerbangan MH370 akan berbeda dengan apa yang mereka lakukan terhadap Air France penerbangan 447. "Perbedaannya adalah, segera setelah kecelakaan pesawat Air France 447, kita tahu lokasi di mana pesawat tersebut mengalami kecelakaan,” jelas Traodec.
"Kami mulai pencarian sangat cepat setelah kecelakaan (pada tahun 2009) yang tidak dapat terjadi dalam situasi saat ini. Operasi kali ini akan sangat berbeda," Traodec menambahkan.
Ketika ditanya teori mengenai hilangnya pesawat tersebut, Traodec menjelaskan, pihaknya tidak memiliki teori apapun. Mereka hanya fokus melakukan investigasi untuk membantuk Malaysia menemukan pesawat nahas tersebut.
(esn)