Tak ada tanda-tanda MH370 lintasi Asia Tengah
Selasa, 18 Maret 2014 - 16:34 WIB
Tak ada tanda-tanda MH370 lintasi Asia Tengah
A
A
A
Sindonews.com – Kyrgyzstan dan Kazakhstan yang merupakan negara-negara Asia Tengah mengatakan, belum ada penampakan dari pesawat Malaysia Airline (MAS) MH370 yang hilang sejak 11 hari lalu, menyusul adanya laporan bahwa pesawat tersebut mungkin telah mencapai wilayah udara mereka.
Salah satu skenario yang dilemparkan pemerintah Malaysia terkait hilangnya pesawat tersebut adalah, pesawat tersebut dialihkan oleh seseorang hingga wilayah Asia Tengah.
Kepala otoritas penerbangan sipil Kazakstan, Serik Mukhtybayev, menegaskan, bila memang benar pesawat tersebut dialihkan ke wilayahnya, maka sudah terlihat semenjak pesawat tersebut dinyatakan hilang.
"Sebelum mencapai Kazakhstan, pesawat harus melintasi wilayah negara-negara lain dalam perjalanannya, di mana zona udara juga dimonitor dengan baik,"
ungkap Mukhtybayev, seperti dilansir Chanel News Asia, Selasa (18/3/2014).
Dia juga menambahkan, belum ada permintaan resmi dari pemerintah Malaysia yang meminta Kazakstan ikut serta dalam pencarian tersebut.
"Saat ini, otoritas penerbangan Kazakhstan belum menerima permintaan dari rekan-rekan kami di Malaysia untuk membantu misi penyelamatan atau jenis operasi lainnya. Jika kami mendapatkan permintaan, kami akan menanggapinya," Mukhtybayev menambahkan.
Salah satu skenario yang dilemparkan pemerintah Malaysia terkait hilangnya pesawat tersebut adalah, pesawat tersebut dialihkan oleh seseorang hingga wilayah Asia Tengah.
Kepala otoritas penerbangan sipil Kazakstan, Serik Mukhtybayev, menegaskan, bila memang benar pesawat tersebut dialihkan ke wilayahnya, maka sudah terlihat semenjak pesawat tersebut dinyatakan hilang.
"Sebelum mencapai Kazakhstan, pesawat harus melintasi wilayah negara-negara lain dalam perjalanannya, di mana zona udara juga dimonitor dengan baik,"
ungkap Mukhtybayev, seperti dilansir Chanel News Asia, Selasa (18/3/2014).
Dia juga menambahkan, belum ada permintaan resmi dari pemerintah Malaysia yang meminta Kazakstan ikut serta dalam pencarian tersebut.
"Saat ini, otoritas penerbangan Kazakhstan belum menerima permintaan dari rekan-rekan kami di Malaysia untuk membantu misi penyelamatan atau jenis operasi lainnya. Jika kami mendapatkan permintaan, kami akan menanggapinya," Mukhtybayev menambahkan.
(esn)