Malaysia bantah tahan informasi terkait pencarian MH370
Senin, 17 Maret 2014 - 21:34 WIB
Malaysia bantah tahan informasi terkait pencarian MH370
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein membantah tuduhan, kalau Malaysia telah menahan informasi terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.
"Untuk keluarga korban, saya mengerti, bahwa meununggu kabar pesawat tersebut merupakan sebuah penderitaan. Saya mengerti, karena Malaysia juga kehilangan putra dan putri. Ada 50 warga Malaysia di dalam pesawat,” ungkap Hussein.
"Prioritas kami selalu menemukan pesawat. Kami tidak akan menahan informasi yang dapat membantu . Tapi, kita juga memiliki tanggung jawab untuk tidak mengeluarkan informasi sampai telah diverifikasi oleh tim investigasi internasional," Hussein menambahkan.
"Saya ingin menegaskan kembali pernyataan tim penyelidik Amerika Serikat tentang keputusan tersebut, berdasarkan informasi dan data yang diberikan oleh otoritas Malaysia, bahwa ada alasan yang kuat untuk mengerahkan sumber daya untuk melakukan pencarian di sisi barat Semenanjung Malaysia," lanjut Hussein.
Seperti dilansir Chanel News Asia, Senin (17/3/2014), Hussein menegaskan, upaya pencarian di wilayah koridor utara dan selatan ditentukan setelah adanya informasi terbaru dari data satelit yang telah diverifikasi mengenai kemungkinan lokasi terakhir pesawat tersebut.
"Untuk keluarga korban, saya mengerti, bahwa meununggu kabar pesawat tersebut merupakan sebuah penderitaan. Saya mengerti, karena Malaysia juga kehilangan putra dan putri. Ada 50 warga Malaysia di dalam pesawat,” ungkap Hussein.
"Prioritas kami selalu menemukan pesawat. Kami tidak akan menahan informasi yang dapat membantu . Tapi, kita juga memiliki tanggung jawab untuk tidak mengeluarkan informasi sampai telah diverifikasi oleh tim investigasi internasional," Hussein menambahkan.
"Saya ingin menegaskan kembali pernyataan tim penyelidik Amerika Serikat tentang keputusan tersebut, berdasarkan informasi dan data yang diberikan oleh otoritas Malaysia, bahwa ada alasan yang kuat untuk mengerahkan sumber daya untuk melakukan pencarian di sisi barat Semenanjung Malaysia," lanjut Hussein.
Seperti dilansir Chanel News Asia, Senin (17/3/2014), Hussein menegaskan, upaya pencarian di wilayah koridor utara dan selatan ditentukan setelah adanya informasi terbaru dari data satelit yang telah diverifikasi mengenai kemungkinan lokasi terakhir pesawat tersebut.
(esn)