Dukun Ibrahim akan diselidiki Departemen Agama Selangor
Minggu, 16 Maret 2014 - 15:59 WIB
Dukun Ibrahim akan diselidiki Departemen Agama Selangor
A
A
A
Sindonews.com – Aksi dukun Ibrahim yang sempat menghebohkan Bandara Internasional Kuala Lumpur beberapa hari lalu dengan ritual-ritualnya, mulai diselediki oleh Departemen Agama Islam Selangor Malaysia (Jais). Langkah ini diambil setelah munculnya banyak laporan dari Maysarakat.
"Jais mendapatkan banyak komplain dari masyarakat, termasuk melalui website dan facebook, terkait kelakar yang dilakukannya. Kami sedang melakukan penyelidikan aktivitasnya itu terkait Pasal 7 ayat 1 Undang-undang Kriminal Syariah," ungkap Ahmad Zaharin, Direktur Jais seperti dilansir Bernama, Minggu (16/3/2014).
Kegiatan nyeleneh dukun Ibrahim menjadi buah bibir dimasyakat setelah ritual-ritual yang dilakukan olehnya dianggap syirik atau tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. Kepala Jais Distrik Sepang, Zaifullah Jaafar Shidek mengatakan, bahwa dia selalu memonitor kegiatan Ibrahim selama melakukan ritual di bandara.
Selain ancaman ditangkap oleh Departemen Syariah, Ibrahim juga kini jadi bulan-bulanan di media sosial. Ritual karpet ajaib, kelapa muda, dan pukat ikan atau bubu yang dilakukannya kini dijadikan sebagai bahan lelucon oleh para pengguna media sosial.
"Jais mendapatkan banyak komplain dari masyarakat, termasuk melalui website dan facebook, terkait kelakar yang dilakukannya. Kami sedang melakukan penyelidikan aktivitasnya itu terkait Pasal 7 ayat 1 Undang-undang Kriminal Syariah," ungkap Ahmad Zaharin, Direktur Jais seperti dilansir Bernama, Minggu (16/3/2014).
Kegiatan nyeleneh dukun Ibrahim menjadi buah bibir dimasyakat setelah ritual-ritual yang dilakukan olehnya dianggap syirik atau tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. Kepala Jais Distrik Sepang, Zaifullah Jaafar Shidek mengatakan, bahwa dia selalu memonitor kegiatan Ibrahim selama melakukan ritual di bandara.
Selain ancaman ditangkap oleh Departemen Syariah, Ibrahim juga kini jadi bulan-bulanan di media sosial. Ritual karpet ajaib, kelapa muda, dan pukat ikan atau bubu yang dilakukannya kini dijadikan sebagai bahan lelucon oleh para pengguna media sosial.
(esn)