Sayap kiri Palestina: Perundingan damai gagal
Minggu, 16 Maret 2014 - 02:51 WIB
Sayap kiri Palestina: Perundingan damai gagal
A
A
A
Sindonews.com – Empat partai sayap kiri Palestina, pada Sabtu (15/3/2014), mendesak Presiden Mahmmoud Abbas untuk menyatakan kegagalan pembicaraan damai dengan Israel pada saat kunjungannya ke Gedung Putih untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.
Front Populer untuk Pembebasan Palestina, Front Demokratik untuk membebaskan Palestina, Partai Rakyat dan Partai National Palestina telah membentuk komunike bersama yang isinya menyerukan agar Abbas menarik diri dari pembicaraan damai dengan Israel.
"Menerima rencana (Menteri Luar Negeri AS John) Kerry untuk menandatangani kerangka perjanjian damai, sama seperti bunuh diri. Rencana ini memiliki banyak konsekuensi yang berbahaya bagi Palestina dan hak-hak sah rakyat kita," kata komunike tersebut, seperti dikutip dari Xinhua.
Partai-partai ini mengatakan, mereka berencana untuk mengatur demonstrasi dan aksi protes di wilayah Palestina untuk menyerukan perlindungan hak-hak dan tidak mengubah arah dari perjuangan Palestina.
Selama ini, perundingan damai dengan Israel yang berlangsung selama 9 bulan dan akan berakhir pada April mendatang, belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Meski Israel telah membebaskan sejumlah tahanan Palestina, namun Israel juga terus memperluas pemukiman mereka di wilayah pendudukan.
Front Populer untuk Pembebasan Palestina, Front Demokratik untuk membebaskan Palestina, Partai Rakyat dan Partai National Palestina telah membentuk komunike bersama yang isinya menyerukan agar Abbas menarik diri dari pembicaraan damai dengan Israel.
"Menerima rencana (Menteri Luar Negeri AS John) Kerry untuk menandatangani kerangka perjanjian damai, sama seperti bunuh diri. Rencana ini memiliki banyak konsekuensi yang berbahaya bagi Palestina dan hak-hak sah rakyat kita," kata komunike tersebut, seperti dikutip dari Xinhua.
Partai-partai ini mengatakan, mereka berencana untuk mengatur demonstrasi dan aksi protes di wilayah Palestina untuk menyerukan perlindungan hak-hak dan tidak mengubah arah dari perjuangan Palestina.
Selama ini, perundingan damai dengan Israel yang berlangsung selama 9 bulan dan akan berakhir pada April mendatang, belum membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Meski Israel telah membebaskan sejumlah tahanan Palestina, namun Israel juga terus memperluas pemukiman mereka di wilayah pendudukan.
(esn)