Putin: Bukan Rusia yang memulai krisis di Ukraina
Kamis, 13 Maret 2014 - 22:48 WIB
Putin: Bukan Rusia yang memulai krisis di Ukraina
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menegaskan, negaranya tidak bisa disalahkan atas krisis yang terjadi di wilayah Crimea, Ukraina. “Saya ingin menekankan, Rusia bukan inisiator dari keadaan yang telah terjadi (di Crimea)," tegas Putin, seperti dikutip dari Reuters.
Hal ini ditegaskan Putin pada pertemuan dengan delegasi Paralympic di kota Sochi, Laut Hitam. Hingga kini, ketegangan di Crimea memang masih terus berlanjut, setelah pasukan tanpa identitas yang mengendarai kendaraan tempur Rusia menyebar di wilayah itu.
Ketegangan kian menjadi, setelah Rusia mendukung penuh rencana referendum yang diapungkan Parleman Crimea. Referendum yang akan menentukan apakah Crimea akan tetap menjadi wilayah Ukraina atau bergabung dengan Rusia itu akan dilangsungkan pada 16 Maret mendatang.
Blok Barat mengecam keras rencana referendum itu. Begitu juga dengan Pemerintah Ukraina, yang menurut Rusia didukung oleh negara-negara Barat. Amerika Serikat telah menyatakan akan mendukung pemerintahan Kiev dan meminta Rusia untuk menarik mundur pasukannya dari Crimea.
Hal ini ditegaskan Putin pada pertemuan dengan delegasi Paralympic di kota Sochi, Laut Hitam. Hingga kini, ketegangan di Crimea memang masih terus berlanjut, setelah pasukan tanpa identitas yang mengendarai kendaraan tempur Rusia menyebar di wilayah itu.
Ketegangan kian menjadi, setelah Rusia mendukung penuh rencana referendum yang diapungkan Parleman Crimea. Referendum yang akan menentukan apakah Crimea akan tetap menjadi wilayah Ukraina atau bergabung dengan Rusia itu akan dilangsungkan pada 16 Maret mendatang.
Blok Barat mengecam keras rencana referendum itu. Begitu juga dengan Pemerintah Ukraina, yang menurut Rusia didukung oleh negara-negara Barat. Amerika Serikat telah menyatakan akan mendukung pemerintahan Kiev dan meminta Rusia untuk menarik mundur pasukannya dari Crimea.
(esn)