Warga Teregganu sempat dengar suara keras dari Pulau Kapas
Rabu, 12 Maret 2014 - 02:48 WIB
Warga Teregganu sempat dengar suara keras dari Pulau Kapas
A
A
A
Sindonews.com – Delapan warga desa Kampung Pantai Seberang Marang, negara bagian Terengganu, Malaysia, mengaku mendengar suara keras pada Sabtu (8/3/2014), saat di mana pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 hilang dari pantauan radar.
Menurut mereka, suara keras itu datang dari arah Pulau Kapas, sebuah pulau kecil di Laut China Selatan yang merupakan bagian dari negara bagian Terengganu, Malaysia. Jarak pulau ini sekitar 5 km dari Semenanjung Malaysia.
Pada Selasa (11/3/2014), mereka pun melaporkan hal ini ke Kepolisian Marang. Salah satu warga desa itu, Alias Salleh (36), menuturkan, ia dan tujuh warga desa tengah duduk di bangku sekitar 400 meter dari pantai Marang pada Sabtu dini hari itu. Ketika itulah mereka mendengar suara keras yang terdengar seperti mesin jet.
"Suara keras dan menakutkan suara datang dari arah timur laut Pulau Kapas. Kami berlari ke arah itu untuk mengetahui penyebabnya. Kami memandang sekeliling pantai Rhu Muda, tapi tidak melihat sesuatu yang aneh," kata Alias yeng berprofesi sebagai sopir truk.
Warga lainnya, Mohd Yusri Mohd Yusof (34), berpikir gelombang tsunami akan datang saat mendengar suara keras itu. “Saya dan teman-teman mendengar suara itu sekitar dua menit. Kami pun Saya memutuskan untuk mengajukan laporan ke polisi setelah melihat laporan media soal pesawat yang hilang," katanya, seperti dikutip dari Bernama.
Menurut mereka, suara keras itu datang dari arah Pulau Kapas, sebuah pulau kecil di Laut China Selatan yang merupakan bagian dari negara bagian Terengganu, Malaysia. Jarak pulau ini sekitar 5 km dari Semenanjung Malaysia.
Pada Selasa (11/3/2014), mereka pun melaporkan hal ini ke Kepolisian Marang. Salah satu warga desa itu, Alias Salleh (36), menuturkan, ia dan tujuh warga desa tengah duduk di bangku sekitar 400 meter dari pantai Marang pada Sabtu dini hari itu. Ketika itulah mereka mendengar suara keras yang terdengar seperti mesin jet.
"Suara keras dan menakutkan suara datang dari arah timur laut Pulau Kapas. Kami berlari ke arah itu untuk mengetahui penyebabnya. Kami memandang sekeliling pantai Rhu Muda, tapi tidak melihat sesuatu yang aneh," kata Alias yeng berprofesi sebagai sopir truk.
Warga lainnya, Mohd Yusri Mohd Yusof (34), berpikir gelombang tsunami akan datang saat mendengar suara keras itu. “Saya dan teman-teman mendengar suara itu sekitar dua menit. Kami pun Saya memutuskan untuk mengajukan laporan ke polisi setelah melihat laporan media soal pesawat yang hilang," katanya, seperti dikutip dari Bernama.
(esn)