Hampir 1.800 perahu nelayan bantu pencarian MH370
Selasa, 11 Maret 2014 - 04:33 WIB
Hampir 1.800 perahu nelayan bantu pencarian MH370
A
A
A
Sindonews.com – Hampir 1.800 kapal penangkap ikan di Laut China Selatan dan Selat Malaka dikerahkan unttuk mendukung pencarian dan penyelamatan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang telah tiga hari menghilang tanpa jejak.
Menteri Pertanian Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, mengatakan, 1.788 kapal nelayan dari 5 negara wajib melaporkan temuan jika ada benda yang tidak biasa yang ditemukan di laut, yang diduga adalah bagian dari pesawat MAS MH370.
"Setelah berdiskusi dengan Menteri Transportasi, Datuk Seri Hishamuddin Hak, kita meyakini bahwa ini adalah salah satu cara yang mungkin dilakukan untuk mendukung upaya menemukan pesawat itu," katanya Yaakob, seperti dikutip dari The Star.
"Meskipun kami meiliki pasukan ahli dan pasukan militer, tapi nelayan juga sangat berpengalaman dan memahami samudera," lanjutnya. Menurut Yaakob, total sekitar 17 hingga 20 ribu nelayan terlibat dalam upaya penyelamatan ini. Rata-rata kapal penangkap ikan memiliki 10 anggota awak.
Kementerian Pertanian Malaysia juga telah menghubungi mitra lembaga di Indonesia, Thailand, dan Vietnam untuk mengusulkan tindakan serupa. "Pihak berwenang Indonesia telah sepakat untuk mendukung kami. Mereka mengerahkan nelayan dari daerah untuk membantu," katanya.
Hingga kini, tercatat ada 40 kapal dan 34 pesawat dari 9 negara yang berpartisipasi dalam pesawat Boeing 777-200 yang hilang di lepas pantai selatan Vietnam. Pesawat MAS MH370 hilang dari pantauan radar pada Sabtu (8/3/2014) pagi, setelah satu jam lepas landar dari Bandara Kuala Lumpur dengan tujuan Beijing, China.
Menteri Pertanian Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, mengatakan, 1.788 kapal nelayan dari 5 negara wajib melaporkan temuan jika ada benda yang tidak biasa yang ditemukan di laut, yang diduga adalah bagian dari pesawat MAS MH370.
"Setelah berdiskusi dengan Menteri Transportasi, Datuk Seri Hishamuddin Hak, kita meyakini bahwa ini adalah salah satu cara yang mungkin dilakukan untuk mendukung upaya menemukan pesawat itu," katanya Yaakob, seperti dikutip dari The Star.
"Meskipun kami meiliki pasukan ahli dan pasukan militer, tapi nelayan juga sangat berpengalaman dan memahami samudera," lanjutnya. Menurut Yaakob, total sekitar 17 hingga 20 ribu nelayan terlibat dalam upaya penyelamatan ini. Rata-rata kapal penangkap ikan memiliki 10 anggota awak.
Kementerian Pertanian Malaysia juga telah menghubungi mitra lembaga di Indonesia, Thailand, dan Vietnam untuk mengusulkan tindakan serupa. "Pihak berwenang Indonesia telah sepakat untuk mendukung kami. Mereka mengerahkan nelayan dari daerah untuk membantu," katanya.
Hingga kini, tercatat ada 40 kapal dan 34 pesawat dari 9 negara yang berpartisipasi dalam pesawat Boeing 777-200 yang hilang di lepas pantai selatan Vietnam. Pesawat MAS MH370 hilang dari pantauan radar pada Sabtu (8/3/2014) pagi, setelah satu jam lepas landar dari Bandara Kuala Lumpur dengan tujuan Beijing, China.
(esn)