Dua wartawan Ukraina diculik di Crimea
Selasa, 11 Maret 2014 - 04:10 WIB
Dua wartawan Ukraina diculik di Crimea
A
A
A
Sindonews.com – Kelompok bersenjata di Crimea dilaporkan telah menculik dua wartawan Ukraina. Demikian dilapokan organisasi Reporters Without Borders, Senin (10/3/2014). RWB memperingatkan, pihak yang berada di balik penculikan ini berupaya mengubah Crimea menjadi “lubang hitam” bagi media.
"Pasukan yang mengendalikan Crimea bertanggung jawab atas nasib wartawan tersebut," tegas Christophe Deloire, Sekretaris Umum untuk Pengawas Kebebasan Pers RWB, seperti dikutip dari Reuters.
Penyataan Deloire ini merujuk pada pasukan tanpa identitas yang mengendarai kendaraan tempur berplat nomor Rusia. Dalam dua pekan terakhir ini, pasukan tersebut telah mengambil kendali wilayah Crimea dari tangan pasukan Ukraina.
"Kami khawatir dengan eskalasi dalam pelanggaran hak wartawan di Crimea, yang berubah menjadi wilayah berbahaya yang dikendalikan oleh kelompok bersenjata tanpa identitas,” kata Deloire.
"Frekuensi serangan yang disengaja terhadap wartawan dan skala sensor menunjukkan keinginan untuk mengubah wilayah itu menjadi lubang hitam untuk berita dan informasi," lanjutnya.
Dua jurnalis Ukraina yang hilang itu adalah Olena Maksymenko dari Mingguan Ukraina yang diculik personel tentara tanpa identitas pada akhir pekan lalu. Sedangkan saru wartawan lainnya adalah fotografer freelance, Oles Kromplyas.
"Pasukan yang mengendalikan Crimea bertanggung jawab atas nasib wartawan tersebut," tegas Christophe Deloire, Sekretaris Umum untuk Pengawas Kebebasan Pers RWB, seperti dikutip dari Reuters.
Penyataan Deloire ini merujuk pada pasukan tanpa identitas yang mengendarai kendaraan tempur berplat nomor Rusia. Dalam dua pekan terakhir ini, pasukan tersebut telah mengambil kendali wilayah Crimea dari tangan pasukan Ukraina.
"Kami khawatir dengan eskalasi dalam pelanggaran hak wartawan di Crimea, yang berubah menjadi wilayah berbahaya yang dikendalikan oleh kelompok bersenjata tanpa identitas,” kata Deloire.
"Frekuensi serangan yang disengaja terhadap wartawan dan skala sensor menunjukkan keinginan untuk mengubah wilayah itu menjadi lubang hitam untuk berita dan informasi," lanjutnya.
Dua jurnalis Ukraina yang hilang itu adalah Olena Maksymenko dari Mingguan Ukraina yang diculik personel tentara tanpa identitas pada akhir pekan lalu. Sedangkan saru wartawan lainnya adalah fotografer freelance, Oles Kromplyas.
(esn)