Lebih dari 48 jam hilang, belum ada titik terang MH370
Senin, 10 Maret 2014 - 02:00 WIB
Lebih dari 48 jam hilang, belum ada titik terang MH370
A
A
A
Sindonews.com – Sudah lebih dari 48 jam sejak pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 hilang dari pantauan radar pada Sabtu (8/3/2014) dini hari, namun belum ada titik terang soal nasib pesawat tersebut.
Hingga Senin (10/3/2014) dini hari, belum jelas apa yang terjadi pada pesawat Boeing 777 yang membawa 227 penumpang dan 12 kru itu. Pencarian secara besar-besaran yang melibatkan personel dan armada dari berbagai negara telah dilakukan, tapi belum membawa hasil.
Hanya ada sedikit petunjuk yang ditemukan pesawat Angkatan Laut Vietnam, yang mengaku telah melihat sebuah objek yang diduga milik pesawat MAS MH370 yang hilang pada Minggu (9/3/2014) malam. Namun, Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam mengatakan, saat ini terlalu gelap untuk memastikan apakah obyek itu adalah bagian dari pesawat yang hilang.
“Pesawat akan dikirim untuk menyelidiki situs di perairan selatan Vietnam pada Senin (10/3/2014) pagi,” lanjut pernyataan Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam, seperti dikutip dari Reuters.
Sementara pihak Malaysia sendiri mengaku akan memfokuskan pencarian pada area 60 mil dari garis pantai. Keputusan untuk mencari lebih dekat ke pantai dicapai setelah operasi pencarian yang dilakukan oleh berbagai pihak telah meliputi wilayah 100 hingga 200 mil laut dari pantai.
Dirjen Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA), Datuk Amdan Kurish mengatakan, pihaknya belum menemukan tanda-tanda keberadaan MH370. “Operasi pencarian kami di Laut China Selatan telah meliputi hampir seluruh wilayah, hingga perbatasan kami dengan Vietnam,” jelasnya.
"Awalnya, kami fokus pada daerah antara 100 dan 200 mil laut dari pantai. Malam ini kami bahas daerah antara 70 dan 100 mil laut. Daerah ini adalah yang paling mungkin. Tapi, kami tidak mau mengambil risiko dan akan fokus pada besok (Senin)," lanjut Amdan, seperti dikutip dari New Starits Times.
"Pihak berwenang telah mulai upaya pencarian di Selat Malaka, menyusul informasi bahwa MH370 mungkin telah mencoba untuk kembali ke KLIA dan kami mengerahkan empat kapal untuk membantu. Jika perlu, kami juga akan mengerahkan pesawat dan helikopter,” tambahnya.
Pesawat MH370 lepas landas dari Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA) pada Sabtu dini hari dan hilang dari pantauan radar satu jam setelah lepas landas. Pesawat ini membawa penumpang dari 14 negara, yakni China, Malaysia, Indonesia, Australia, India, Perancis, dan Amerika Serikat.
Hingga Senin (10/3/2014) dini hari, belum jelas apa yang terjadi pada pesawat Boeing 777 yang membawa 227 penumpang dan 12 kru itu. Pencarian secara besar-besaran yang melibatkan personel dan armada dari berbagai negara telah dilakukan, tapi belum membawa hasil.
Hanya ada sedikit petunjuk yang ditemukan pesawat Angkatan Laut Vietnam, yang mengaku telah melihat sebuah objek yang diduga milik pesawat MAS MH370 yang hilang pada Minggu (9/3/2014) malam. Namun, Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam mengatakan, saat ini terlalu gelap untuk memastikan apakah obyek itu adalah bagian dari pesawat yang hilang.
“Pesawat akan dikirim untuk menyelidiki situs di perairan selatan Vietnam pada Senin (10/3/2014) pagi,” lanjut pernyataan Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam, seperti dikutip dari Reuters.
Sementara pihak Malaysia sendiri mengaku akan memfokuskan pencarian pada area 60 mil dari garis pantai. Keputusan untuk mencari lebih dekat ke pantai dicapai setelah operasi pencarian yang dilakukan oleh berbagai pihak telah meliputi wilayah 100 hingga 200 mil laut dari pantai.
Dirjen Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA), Datuk Amdan Kurish mengatakan, pihaknya belum menemukan tanda-tanda keberadaan MH370. “Operasi pencarian kami di Laut China Selatan telah meliputi hampir seluruh wilayah, hingga perbatasan kami dengan Vietnam,” jelasnya.
"Awalnya, kami fokus pada daerah antara 100 dan 200 mil laut dari pantai. Malam ini kami bahas daerah antara 70 dan 100 mil laut. Daerah ini adalah yang paling mungkin. Tapi, kami tidak mau mengambil risiko dan akan fokus pada besok (Senin)," lanjut Amdan, seperti dikutip dari New Starits Times.
"Pihak berwenang telah mulai upaya pencarian di Selat Malaka, menyusul informasi bahwa MH370 mungkin telah mencoba untuk kembali ke KLIA dan kami mengerahkan empat kapal untuk membantu. Jika perlu, kami juga akan mengerahkan pesawat dan helikopter,” tambahnya.
Pesawat MH370 lepas landas dari Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA) pada Sabtu dini hari dan hilang dari pantauan radar satu jam setelah lepas landas. Pesawat ini membawa penumpang dari 14 negara, yakni China, Malaysia, Indonesia, Australia, India, Perancis, dan Amerika Serikat.
(esn)