Tiga pesawat tambahan dikerahkan untuk cari MAS MH370
Minggu, 09 Maret 2014 - 12:43 WIB
Tiga pesawat tambahan dikerahkan untuk cari MAS MH370
A
A
A
Sindonews.com β Tiga pesawat tambahan dikerahkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang, Sabtu (8/3/2014). Demikian dinyatakan Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil (DCA) Malaysia, Datuk Azharuddin Abdul Rahman.
Menurutnya, operasi pencarian yang dilakukan pada Sabtu malam hingga Minggu (9/3/2014) pagi tidak menemukan petunjuk apa pun.
"Tidak ada yang melaporkan dan tidak ada yang bisa dilihat oleh tim SAR di Laut China Selatan atau di lokasi di mana pesawat itu dilaporkan hilang dari radar," katanya dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, seperti dikutip dari Bernama.
Azharuddin mengatakan, kapal laut juga dikerahkan dalam operasi itu dari sejak malam hingga Minggu pagi. Pesawat MAS MH370 hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing setelah lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur.
Soal ditemukannya tumpahan minyak di laut yang ditemukan pesawat pencari Vietnam, Azharuddin menyatakan, hal itu belum dikonfirmasi. βItu belum diverifikasi lagi. Sudah dilaporkan lewat media, tapi itu belum dikonfirmasi," lanjutnya.
Menurutnya, operasi pencarian yang dilakukan pada Sabtu malam hingga Minggu (9/3/2014) pagi tidak menemukan petunjuk apa pun.
"Tidak ada yang melaporkan dan tidak ada yang bisa dilihat oleh tim SAR di Laut China Selatan atau di lokasi di mana pesawat itu dilaporkan hilang dari radar," katanya dalam konferensi pers di Kuala Lumpur, seperti dikutip dari Bernama.
Azharuddin mengatakan, kapal laut juga dikerahkan dalam operasi itu dari sejak malam hingga Minggu pagi. Pesawat MAS MH370 hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing setelah lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur.
Soal ditemukannya tumpahan minyak di laut yang ditemukan pesawat pencari Vietnam, Azharuddin menyatakan, hal itu belum dikonfirmasi. βItu belum diverifikasi lagi. Sudah dilaporkan lewat media, tapi itu belum dikonfirmasi," lanjutnya.
(esn)