Aksyonov: Referendum di Crimea pasti terlaksana
Minggu, 09 Maret 2014 - 10:55 WIB
Aksyonov: Referendum di Crimea pasti terlaksana
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Crimea pro Rusia, Sergei Aksyonov, menegaskan, tidak ada yang bisa membatalkan pemungutan suara di Crimea. Referendum dilangsungkan untuk menentukan, apakah Crimea akan bergabung dengan Rusia atau Ukraina.
Parlemen Crimea telah menentukan, referendum akan digelar pada 16 Maret mendatang. "Para Deputi Dewan Tertinggi Crimea telah memenuhi keputusan warga Crimea, mereka memilih untuk melangsungkan referendum pada 16 Maret dan tidak ada yang bisa membatalkannya," kata Aksyonov.
“Referendum itu diumumkan melalui pemberitahuan singkat untuk menghindari provokasi, karena situasi di Ukraina cukup tegang," lanjut Aksyonov, seperti dikutip dari kantor berita Itar-Tass.
Setelah Parlemen Crimea menetapkan tanggal pelaksanaan referendum, para pemimpin Uni Eropa dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan, rencana referendum itu tidak sah dan akan melanggar konstitusi Ukraina.
Parlemen Crimea telah menentukan, referendum akan digelar pada 16 Maret mendatang. "Para Deputi Dewan Tertinggi Crimea telah memenuhi keputusan warga Crimea, mereka memilih untuk melangsungkan referendum pada 16 Maret dan tidak ada yang bisa membatalkannya," kata Aksyonov.
“Referendum itu diumumkan melalui pemberitahuan singkat untuk menghindari provokasi, karena situasi di Ukraina cukup tegang," lanjut Aksyonov, seperti dikutip dari kantor berita Itar-Tass.
Setelah Parlemen Crimea menetapkan tanggal pelaksanaan referendum, para pemimpin Uni Eropa dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan, rencana referendum itu tidak sah dan akan melanggar konstitusi Ukraina.
(esn)