Pesawat Turki mendarat di Iran, penumpang asal Israel panik
Selasa, 04 Maret 2014 - 17:41 WIB
Pesawat Turki mendarat di Iran, penumpang asal Israel panik
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah pesawat komersial asal Turki, Turkish Airlines yang membawa sekitar 20 warga Israel melakukan pendaratan tidak terduga di Teheran.
Pesawat yang lepas landas dari Istanbul menuju Mumbai itu mendarat di Teheran semalam, karena seorang penumpangnya membutuhkan bantuan medis.
Para penumpang asal Israel panik saat mengetahui, bahwa mereka berada di sebuah negara musuh, yakni Iran. Namun, awak pesawat meyakinkan untuk menjamin keselamatan para warga Israel itu.
Penumpang yang dievakuasi karena sakit itu, bukan berasal dari Israel. Penumpang itu kemudian dibawa ke pusat medis di Ibukota Iran. Para penumpang asal Israel itu pun tidak turun dari pesawat. Setelah menunggu lebih dari satu jam, pesawat itu diberi lampu hijau untuk melanjutkan perjalanan ke India.
”Tidak ada kekhawatiran tertentu, kecuali untuk keterlambatan yang terjadi. Tapi selain itu, semuanya baik-baik saja,” kata seorang penumpang asal Israel kepada Radio Militer Israel, seperti dilansir Jpost, Selasa (4/3/2014). ”Mereka membawa penumpang yang sakit turun dari pesawat dengan cara yang halus.”
Pesawat yang lepas landas dari Istanbul menuju Mumbai itu mendarat di Teheran semalam, karena seorang penumpangnya membutuhkan bantuan medis.
Para penumpang asal Israel panik saat mengetahui, bahwa mereka berada di sebuah negara musuh, yakni Iran. Namun, awak pesawat meyakinkan untuk menjamin keselamatan para warga Israel itu.
Penumpang yang dievakuasi karena sakit itu, bukan berasal dari Israel. Penumpang itu kemudian dibawa ke pusat medis di Ibukota Iran. Para penumpang asal Israel itu pun tidak turun dari pesawat. Setelah menunggu lebih dari satu jam, pesawat itu diberi lampu hijau untuk melanjutkan perjalanan ke India.
”Tidak ada kekhawatiran tertentu, kecuali untuk keterlambatan yang terjadi. Tapi selain itu, semuanya baik-baik saja,” kata seorang penumpang asal Israel kepada Radio Militer Israel, seperti dilansir Jpost, Selasa (4/3/2014). ”Mereka membawa penumpang yang sakit turun dari pesawat dengan cara yang halus.”
(mas)