Bukan kiriman RI, kabut asap selimuti Kuala Lumpur
Selasa, 04 Maret 2014 - 17:17 WIB
Bukan kiriman RI, kabut asap selimuti Kuala Lumpur
A
A
A
Sindonews.com - Kabut asap menyelimuti Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, Selasa (4/3/2014). Namun, Malaysia tidak menyebut kabut asap itu kiriman dari Indonesia.
Kualitas udara di Kuala Lumpur pada hari ini tercatat “tidak sehat”. Di mana, indeks polusi udara naik pada skala angka 150, di tujuh titik, terutama di Kuala Lumpur dan negara bagian Selangor. Angka 100 hingga 200 menandakan kualitas udara tidak sehat.
Dampak kabut asap itu kian jelas, ketika Menara Kembar Petronas tertutup kabut asap. Selain itu, rata-rata warga setempat mengenakan masker wajah.
“Kabut dihasilkan dari kebakaran lahan dan hutan di beberapa negara bagian,” bunyi pernyataan Departemen Lingkungan Malaysia, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa (4/3/2014). Departemen itu tidak menyebut kebakaran hutan di wilayah Indonesia sebagai penyebabnya.
Tahun lalu, Malaysia dan Singapura diselumuti kabut asap terburuk dalam lebih dari satu dekade, dan menyebut kebakaran hutan di Sumatra, Indonesia sebagai penyebabnya. Kebakaran hutan yang terjadi pada umumnya karena untuk pembukaan lahan.
Kualitas udara di Kuala Lumpur pada hari ini tercatat “tidak sehat”. Di mana, indeks polusi udara naik pada skala angka 150, di tujuh titik, terutama di Kuala Lumpur dan negara bagian Selangor. Angka 100 hingga 200 menandakan kualitas udara tidak sehat.
Dampak kabut asap itu kian jelas, ketika Menara Kembar Petronas tertutup kabut asap. Selain itu, rata-rata warga setempat mengenakan masker wajah.
“Kabut dihasilkan dari kebakaran lahan dan hutan di beberapa negara bagian,” bunyi pernyataan Departemen Lingkungan Malaysia, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa (4/3/2014). Departemen itu tidak menyebut kebakaran hutan di wilayah Indonesia sebagai penyebabnya.
Tahun lalu, Malaysia dan Singapura diselumuti kabut asap terburuk dalam lebih dari satu dekade, dan menyebut kebakaran hutan di Sumatra, Indonesia sebagai penyebabnya. Kebakaran hutan yang terjadi pada umumnya karena untuk pembukaan lahan.
(mas)