Kakak Corby nekat wawancara di televisi, Denny tersinggung
Senin, 03 Maret 2014 - 15:22 WIB
Kakak Corby nekat wawancara di televisi, Denny tersinggung
A
A
A
Sindonews.com – Mercedes Corby, kakak Schapelle Corby, “Ratu Mariyuana” asal Australia, nekat wawancara di Channel7 dalam program Sunday Night. Dalam wawancara semalam, Mercedes berbicara tentang kondisi adiknya usai bebas dari penjara Kerobokan, Bali.
Kenekatan kerabat Corby untuk wawancara itu, membuat Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana tersinggung. Dia langsung menginstruksikan agar otoritas pembebasan bersyarat Corby di Bali untuk memanggil Mercedes untuk dimintai penjelasan.
Deny mengatakan, para pejabat terkait di Jakarta akan menonton program Sunday Night Channel 7, secara keseluruhan sebelum membuat keputusan apapun terhadap Corby.
Denny telah menyampaikan peringatan keras kepada Schapelle Corby, bahwa setiap wawancara dengan media bisa melanggar pembebasan bersyarat dan dia bisa terancam dimasukkan kembali ke penjara. Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin, sebelumnya juga sudah merespons permohonan kerabat Corby agar dia bisa wawancara dengan media.
Dalam tayangan di Channel7 semalam, tidak ada wawancara dengan Corby. Tapi media Australia itu melakukann wawancara dengan Mercedes Corby dan menayangkan gambar diam, serta hari-hari pertama Corby bebas dari penjara Kerobokan. Dalam tayangan semalam, tampak Corby makan di sebuah restoran dan berenang di laut.
”Saya sudah mengatakan kepada Bapas ( Badan Pembebasan Bersyarat) untuk memanggil Mercedes dan meminta penjelasan,” ujar Denny, yang dilansir media Australia, news.com.au, Senin (3/3/2014).
Sementara itu, muncul spekulasi yang merebak di Bali, bahwa Corby dan keluarganya hari ini akan meninggalkan vila mewah Sentosa Seminyak, di mana Corby sudah menghuni vila itu selama 21 hari sejak dibebaskan dari penjara Kerobokan.
Kenekatan kerabat Corby untuk wawancara itu, membuat Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana tersinggung. Dia langsung menginstruksikan agar otoritas pembebasan bersyarat Corby di Bali untuk memanggil Mercedes untuk dimintai penjelasan.
Deny mengatakan, para pejabat terkait di Jakarta akan menonton program Sunday Night Channel 7, secara keseluruhan sebelum membuat keputusan apapun terhadap Corby.
Denny telah menyampaikan peringatan keras kepada Schapelle Corby, bahwa setiap wawancara dengan media bisa melanggar pembebasan bersyarat dan dia bisa terancam dimasukkan kembali ke penjara. Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin, sebelumnya juga sudah merespons permohonan kerabat Corby agar dia bisa wawancara dengan media.
Dalam tayangan di Channel7 semalam, tidak ada wawancara dengan Corby. Tapi media Australia itu melakukann wawancara dengan Mercedes Corby dan menayangkan gambar diam, serta hari-hari pertama Corby bebas dari penjara Kerobokan. Dalam tayangan semalam, tampak Corby makan di sebuah restoran dan berenang di laut.
”Saya sudah mengatakan kepada Bapas ( Badan Pembebasan Bersyarat) untuk memanggil Mercedes dan meminta penjelasan,” ujar Denny, yang dilansir media Australia, news.com.au, Senin (3/3/2014).
Sementara itu, muncul spekulasi yang merebak di Bali, bahwa Corby dan keluarganya hari ini akan meninggalkan vila mewah Sentosa Seminyak, di mana Corby sudah menghuni vila itu selama 21 hari sejak dibebaskan dari penjara Kerobokan.
(mas)