NATO: Tarik pasukan Rusia dari Ukraina!
Senin, 03 Maret 2014 - 09:20 WIB
NATO: Tarik pasukan Rusia dari Ukraina!
A
A
A
Sindonews.com – North Atlantic Treaty Organization (NATO) atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara yang beranggotakan 28 negara di dunia memerintahkan agar Rusia menarik semua pasukannya dari wilayah Ukraina. NATO membela pemimpin interim Ukarina yang pro-Barat.
Perintah itu, disampaikan Kepala NATO, Anders Fogh Rasmussen. ”Kami menyerukan kepada Rusia untuk tidak meningkatkan ketegangan. Agar menarik pasukannya, dan menahan diri dari gangguan apa pun di tempat lain, di Ukraina,” kata Rasmussen, di Brussels.
Menurutnya, Ukraina merupakan mitra berharga bagi NATO. ”Dan harus diizinkan untuk menentukan masa depannya sendiri,” ujarnya, seperti dikutip Reuters, Senin (3/3/2014), menyindir intervensi militer Rusia di wilayah Crimea, sebuah wilayah semi-otonom Ukraina.
Sedangkan Rusia sendiri bersikeras, bahwa mereka memiliki hak untuk melindungi kepentingan dan populasi warga Rusia di Ukraina. Hal itu ditegaskan Presiden Rusia, Vladimir Putin kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama dalam percakapan telepon.
Putin telah mengatakan kepada Obama, bahwa saat ini ada ancaman nyata yang menghantui kehidupan warga Rusia di Ukraina. “Presiden Rusia menuduh pemerintah baru di Kiev mendukung tindakan kriminal oleh kelompok ultranasionalis,” demikian pernyataan Kremlin.
Perintah itu, disampaikan Kepala NATO, Anders Fogh Rasmussen. ”Kami menyerukan kepada Rusia untuk tidak meningkatkan ketegangan. Agar menarik pasukannya, dan menahan diri dari gangguan apa pun di tempat lain, di Ukraina,” kata Rasmussen, di Brussels.
Menurutnya, Ukraina merupakan mitra berharga bagi NATO. ”Dan harus diizinkan untuk menentukan masa depannya sendiri,” ujarnya, seperti dikutip Reuters, Senin (3/3/2014), menyindir intervensi militer Rusia di wilayah Crimea, sebuah wilayah semi-otonom Ukraina.
Sedangkan Rusia sendiri bersikeras, bahwa mereka memiliki hak untuk melindungi kepentingan dan populasi warga Rusia di Ukraina. Hal itu ditegaskan Presiden Rusia, Vladimir Putin kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama dalam percakapan telepon.
Putin telah mengatakan kepada Obama, bahwa saat ini ada ancaman nyata yang menghantui kehidupan warga Rusia di Ukraina. “Presiden Rusia menuduh pemerintah baru di Kiev mendukung tindakan kriminal oleh kelompok ultranasionalis,” demikian pernyataan Kremlin.
(mas)