China: Soal HAM, AS bersikap munafik
Sabtu, 01 Maret 2014 - 01:12 WIB
China: Soal HAM, AS bersikap munafik
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah China mengeluarkan laporan tentang Hak Asasi Manusia (HAM) di Amerika Serikat (AS), Jumat (28/2/2014). China juga mengecam serangan pesawat tak berawak (drone) yang dilakukan AS di sejumlah negara.
Laporan yang dirilis oleh Dewan Negara China mengkritik serangan drone di negara-negara seperti Pakistan, yang menurut laporan itu telah menyebabkan "korban sipil yang berat". China juga menyebut, program intelijen AS yang dikenal sebagai PRISM telah melanggar HAM secara serius.
Sementara di sektor pertanian, AS disebut telah mempekerjakan sejumlah besar pekerja anak. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Qin Gang, menuduh AS telah bersikap munafik.
"AS selalu membuat pernyataan tidak bertanggung jawab atas urusan negara lain, tapi tetap diam pada urusannya sendiri," kata Gang kepada wartawan pada briefing reguler. "Ini adalah standar ganda yang khas," lanjutnya, seperti dikutip dari AFP.
Isu HAM merupakan sumber ketegangan antara China dan AS. Pemerintah AS memberlakukan sanksi terhadap Beijing setelah terjadinya tragedi HAM di Lapangan Tiananmen pada 1989, ketika aparat melakukan tindakan keras terhadap demonstran pro-demokrasi yang menyebabkan ratusan orang tewas.
Laporan yang dirilis oleh Dewan Negara China mengkritik serangan drone di negara-negara seperti Pakistan, yang menurut laporan itu telah menyebabkan "korban sipil yang berat". China juga menyebut, program intelijen AS yang dikenal sebagai PRISM telah melanggar HAM secara serius.
Sementara di sektor pertanian, AS disebut telah mempekerjakan sejumlah besar pekerja anak. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Qin Gang, menuduh AS telah bersikap munafik.
"AS selalu membuat pernyataan tidak bertanggung jawab atas urusan negara lain, tapi tetap diam pada urusannya sendiri," kata Gang kepada wartawan pada briefing reguler. "Ini adalah standar ganda yang khas," lanjutnya, seperti dikutip dari AFP.
Isu HAM merupakan sumber ketegangan antara China dan AS. Pemerintah AS memberlakukan sanksi terhadap Beijing setelah terjadinya tragedi HAM di Lapangan Tiananmen pada 1989, ketika aparat melakukan tindakan keras terhadap demonstran pro-demokrasi yang menyebabkan ratusan orang tewas.
(esn)