Krisis parah, PM Ukraina: Selamat datang ke neraka

Kamis, 27 Februari 2014 - 15:34 WIB
Krisis parah, PM Ukraina:...
Krisis parah, PM Ukraina: Selamat datang ke neraka
A A A
Sindonews.com – Usai penggulingan Presiden Viktor Yanukovych, Ukraina masih di hadapkan masalah besar, yakni krisis ekonomi yang sangat parah. Aksi radikal presiden sementara Ukraina Olexander Turchynov dan Perdana Menteri sementara, Arseniy Yatsenyuk menjadi harapan baru negara itu.

Yatsenyuk mengatakan kepada BBC, Kamis (27/2/2014), bahwa tantangan utama bagi pemerintah baru Ukraina adalah menstabilkan negara itu. Yatsenyuk sebelumnya adalah salah satu pemimpin protes yang ikut menggulingkan Yanukovych.

Menurutnya, pergolakan politik Ukraina telah memburuk. ”Kita harus mengambil langkah-langkah yang sangat tidak populer, karena pemerintah sebelumnya dan presiden sebelumnya begitu rusak. Negara ini berada dalam kondisi keuangan yang putus asa,” katanya.

”Kita berada di ambang bencana, dan ini adalah tantangan pemerintah. Jadi selamat datang ke neraka,” lanjut Yatsenyuk.

Sementara itu, presiden sementara Ukraina, Turchynov memperingatkan, agar rakyat Ukraina bisa terbiasa melewati setiap kebijakan pemerintah yang tidak populer untuk keluar dari krisis.

”Pemerintah akan dikritik, diperlakukan seperti kotoran. Tapi mereka harus memenuhi kewajiban mereka dan bekerja dengan tulang demi Ukraina," ujarnya. Dia juga berjanji untuk mengundurkan diri setelah negaranya bangkit dari keterpurukan.
(mas)
Berita Terkait
Di Tengah Perang dengan...
Di Tengah Perang dengan Ukraina, Video Rusia Unjuk Kekuatan Militer Beredar
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Rusia Menembak Jatuh...
Rusia Menembak Jatuh 2 Jet Tempur MiG-29 Angkatan Udara Ukraina di Kherson
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
4 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
5 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
6 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
7 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
8 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
9 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved