Saudi pasok rudal ke musuh Assad, Rusia kesal
Rabu, 26 Februari 2014 - 16:17 WIB
Saudi pasok rudal ke musuh Assad, Rusia kesal
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Rusia kesal mendengar laporan, bahwa Arab Saudi memasok rudal-rudal anti-pesawat kepada pemberontak Suriah musuh Presiden Bashar al-Assad.
Rusia curiga rudal-rudal tersebut jatuh ke tangan teroris yang membuat kekacauan di Suriah. “Ada kemungkinan, jika senjata-senjata ampuh itu jatuh ke tangan para teroris, dan mereka muncul jauh dari luar perbatasan Suriah,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Laporan perihal Arab Saudi memasok rudal-rudal anti-pesawat kepada musuh Assad berasal dari kantor berita AFP, pekan lalu. Arab Saudi tidak mengkonfirmasi laporan itu.
Namun, kepala oposisi Suriah, Ahmad Jarba, membenarkan, bahwa pasukan oposisi yang akan menggulingkan Assad tengah menanti pasokan senjata itu. ”Senjata kuat akan segera tiba untuk pasukan oposisi,” kata Jarba. Dia tidak menyebut, asal senjata itu dari Arab Saudi.
Sedangkan seorang sumber yang mengutip pernyataan Kepala Staf Tentara Pakistan, pendukung oposisi Suriah, Jenderal Raheel Sharif di Riyadh, menyebut pemasok senjata adalah pejabat Arab Saudi. Riyadh telah lama bersikeras, bahwa pemberontak harus dipersenjatai dengan peluncur portabel untuk memerangi pasukan Assad.
Rusia curiga rudal-rudal tersebut jatuh ke tangan teroris yang membuat kekacauan di Suriah. “Ada kemungkinan, jika senjata-senjata ampuh itu jatuh ke tangan para teroris, dan mereka muncul jauh dari luar perbatasan Suriah,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Laporan perihal Arab Saudi memasok rudal-rudal anti-pesawat kepada musuh Assad berasal dari kantor berita AFP, pekan lalu. Arab Saudi tidak mengkonfirmasi laporan itu.
Namun, kepala oposisi Suriah, Ahmad Jarba, membenarkan, bahwa pasukan oposisi yang akan menggulingkan Assad tengah menanti pasokan senjata itu. ”Senjata kuat akan segera tiba untuk pasukan oposisi,” kata Jarba. Dia tidak menyebut, asal senjata itu dari Arab Saudi.
Sedangkan seorang sumber yang mengutip pernyataan Kepala Staf Tentara Pakistan, pendukung oposisi Suriah, Jenderal Raheel Sharif di Riyadh, menyebut pemasok senjata adalah pejabat Arab Saudi. Riyadh telah lama bersikeras, bahwa pemberontak harus dipersenjatai dengan peluncur portabel untuk memerangi pasukan Assad.
(mas)