Kerahkan ribuan tentara, Korsel & AS mulai latihan perang
Senin, 24 Februari 2014 - 12:01 WIB
Kerahkan ribuan tentara, Korsel & AS mulai latihan perang
A
A
A
Sindonews.com - Latihan perang bersama antara militer Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) telah dimulai, Senin (24/2/2014). Latihan perang yang melibatkan ribuan tentara itu dimulai di tengah reuni langka rakyat yang terpisah puluhan tahun di Korsel dan Korut.
Latihan perang tahunan akan berlangsung hingga 24 April 2014 mendatang. Latihan perang yang ditentang Korea Utara (Korut) melibatkan militer Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Angkatan Laut kedua negara.
AS melibatkan lebih dari 12.500 tentaranya dalam latihan perang ini. Tahun lalu, Pyongyang marah dengan latihan perang gabungan tersebut. Mereka bahkan mengancam akan melakukan serangan nuklir terhadap Korsel dan AS.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, Kim Min – seok, mengklaim tidak ada gerakan dari Korut atas latihan perang negaranya dengan militer AS. ”Sampai sekarang, tidak ada gerakan yang tidak biasa dari Korut. Kami hanya akan mengambil tindakan terhadap Korut, jika mereka membuat provokasi atau pembatalan reuni,” katanya, seperti dikutip BBC.
Di saat latihan perang dimulai, sekitar 360 warga Korsel bertemu kerabatnya di Korut untuk pertama kalinya sejak Perang Korea pecah tahun 1950-1953. Reuni langka itu berlangsung di Gunung Kumgang Korut.
Latihan perang tahunan akan berlangsung hingga 24 April 2014 mendatang. Latihan perang yang ditentang Korea Utara (Korut) melibatkan militer Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Angkatan Laut kedua negara.
AS melibatkan lebih dari 12.500 tentaranya dalam latihan perang ini. Tahun lalu, Pyongyang marah dengan latihan perang gabungan tersebut. Mereka bahkan mengancam akan melakukan serangan nuklir terhadap Korsel dan AS.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, Kim Min – seok, mengklaim tidak ada gerakan dari Korut atas latihan perang negaranya dengan militer AS. ”Sampai sekarang, tidak ada gerakan yang tidak biasa dari Korut. Kami hanya akan mengambil tindakan terhadap Korut, jika mereka membuat provokasi atau pembatalan reuni,” katanya, seperti dikutip BBC.
Di saat latihan perang dimulai, sekitar 360 warga Korsel bertemu kerabatnya di Korut untuk pertama kalinya sejak Perang Korea pecah tahun 1950-1953. Reuni langka itu berlangsung di Gunung Kumgang Korut.
(mas)