Hubungan militer Australia dengan dengan RI renggang

Kamis, 20 Februari 2014 - 14:37 WIB
Hubungan militer Australia...
Hubungan militer Australia dengan dengan RI renggang
A A A
Sindonews.com - Kepala Pertahanan Australia, Jenderal David Hurley, mengatakan, hubungan militer Australia dengan militer Indonesia masih renggang. Upaya pemulihan hubungan itu, masih berjalan lamban.

Komentar Hurley itu muncul, setelah hasil evaluasi soal pelanggaran kapal-kapal Australia terhadap wilayah kedaulatan Indonesia keluar kemarin. Dari hasil evaluasi itu, terungkap, bahwa kapal-kapal Angkatan Laut Australia melanggar wilayah perairan Indonesia sebanyak enam kali pada Desember 2013 dan Januari 2014.

”Seperti kita ketahui, mereka kecewa bahwa hal itu terjadi, tapi mereka mengerti bagaimana hal itu bisa terjadi,” kata Hurley kepada radio ABC, yang dilansir Kamis (20/2/2014).

”Saya pikir, pada akhir pertemuan, terutama antara para pemimpin Angkatan Laut, akan ada kesepakatan bahwa ini adalah sebuah laporan evaluasi yang akurat tentang apa yang telah terjadi dan mereka menerima penjelasan itu,” lanjut Hurley.

Pelanggaran teritorial berlangsung selama militer Angkatan Laut Australia menjalankan operasi pengusiran perahu para pencaris suaka, yang mereka namakan sebagai Operasi Sovereign Borders.

Hurley juga mengakui, bahwa insiden itu akan menambah masalah terkait hubungan kedua negara yang sedang memburuk, setelah muncul bocoran penyadapan terbaru yang dilakukan intelijen Australia terhadap Indonesia. Bocoran penyadapan terbaru itu, berasal dari bekas kontraktor National Security Agency (NSA) Amerika Serikat, Edward Joseph Snowden.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
39 menit yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
4 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
5 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
6 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
7 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved