Rusuh besar, Presiden Ukraina: Oposisi sudah kelewatan!

Rabu, 19 Februari 2014 - 14:47 WIB
Rusuh besar, Presiden...
Rusuh besar, Presiden Ukraina: Oposisi sudah kelewatan!
A A A
Sindonews.com-Presiden Ukraina, Victor Yanukovych, mengecam kubu oposisi dalam kerusuhan besar yang telah menewaskan 25 orang di Ibukota Kiev hari ini (19/2/2014). Dia menyebut, oposisi sudah kelewatan.

Dalam sebuah surat yang dipublikasikan di situsnya , Yanukovych pemimpin oposisi mengabaikan prinsip dasar demokrasi.” Mereka telah kelawatan. Mereka menyerukan orang-orang untuk angkat senjata. Itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum,” tulis Presiden Ukraina itu, seperti dikutip Al Jazeera.

“Beberapa penasihat mencoba saya untuk mengerahkan kekuatan. Tapi saya selalu berpikir, bahwa penggunaan kekuatan merupakan pendekatan yang salah,” lanjut dia.

Anna German, seorang politisi dari partai berkuasa, yang juga asisten presiden, mengatakan kepada situs berita Korrespondent.net, bahwa Yanukovych berencana untuk berpidato di stasiun televisi pada hari ini.

Yanukovych mengatakan, bahwa orang-orang yang melanggar hukum harus dibawa ke pengadilan. ”Karena itu, saya sekali lagi mendesak para pemimpin oposisi, yang mengaku mencari penyelesaian secara damai untuk segera memisahkan diri dari pasukan radikal yang memprovokasi pertumpahan darah dan bentrokan dengan aparat penegak hukum. Atau mengakui bahwa mereka memang mendukung kelompok radikal,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Di Tengah Perang dengan...
Di Tengah Perang dengan Ukraina, Video Rusia Unjuk Kekuatan Militer Beredar
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Rusia Menembak Jatuh...
Rusia Menembak Jatuh 2 Jet Tempur MiG-29 Angkatan Udara Ukraina di Kherson
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
10 menit yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
1 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
2 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
5 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
6 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved