Modus licik intel wanita Israel cari info tentang Mesir
Rabu, 19 Februari 2014 - 11:54 WIB
Modus licik intel wanita Israel cari info tentang Mesir
A
A
A
Sindonews.com - Jaksa Penuntut Umum Mesir, mendakwa agen intelijen Israel dan dua warga Mesir yang dituduh ikut berkomplot memberikan informasi tentang Mesir kepada Israel.
Kantor Kejaksaan Mesir dalam sebuah pernyataan juga mengungkap modus licik agen intelijen Israel yang ternyata seorang perempuan. Modus yang dimaksud adalah, agen wanita itu merelakan diri untuk tidur bersama dengan dua warga Mesir yang memberikan informasi penting kepadanya.
”Jaksa Penuntut Umum memerintahkan (warga Mesir) Ramzy Mohammad, Sahar Ibrahim, serta beberapa agen Mossad Israel dibawa ke pengadilan pidana Kairo, agar menghadapi tuduhan sebagai mata-mata untuk kepentingan Israel,” bunyi pernyataan kantor itu, kemarin (18/2/2014), seperti dikutip Al Arabiya.
Kedua warga Mesir sudah ditahan untuk kepentingan penyelidikan. Sedangkan Pemerintah Israel belum memberikan konfirmasi atas tuduhan itu. ”Warga Mesir itu dituduh memberikan informasi tentang Mesir kepada petugas Israel dengan imbalan uang, hadiah dan bercumbu,” imbuh pernyataan Kantor Kejaksaan tersebut.
Kedua warga Mesir, yakni Mohammad dan Ibrahim, menurut kejaksaan, telah mengakui tuduhan itu. Kejaksaan juga memerintahkan dua perwira Israel lainnya juga ditangkap dalam kasus yang sama. Namun, tidak jelas dua perwira yang dimaksud berada di Mesir atau di Israel.
Kantor Kejaksaan Mesir dalam sebuah pernyataan juga mengungkap modus licik agen intelijen Israel yang ternyata seorang perempuan. Modus yang dimaksud adalah, agen wanita itu merelakan diri untuk tidur bersama dengan dua warga Mesir yang memberikan informasi penting kepadanya.
”Jaksa Penuntut Umum memerintahkan (warga Mesir) Ramzy Mohammad, Sahar Ibrahim, serta beberapa agen Mossad Israel dibawa ke pengadilan pidana Kairo, agar menghadapi tuduhan sebagai mata-mata untuk kepentingan Israel,” bunyi pernyataan kantor itu, kemarin (18/2/2014), seperti dikutip Al Arabiya.
Kedua warga Mesir sudah ditahan untuk kepentingan penyelidikan. Sedangkan Pemerintah Israel belum memberikan konfirmasi atas tuduhan itu. ”Warga Mesir itu dituduh memberikan informasi tentang Mesir kepada petugas Israel dengan imbalan uang, hadiah dan bercumbu,” imbuh pernyataan Kantor Kejaksaan tersebut.
Kedua warga Mesir, yakni Mohammad dan Ibrahim, menurut kejaksaan, telah mengakui tuduhan itu. Kejaksaan juga memerintahkan dua perwira Israel lainnya juga ditangkap dalam kasus yang sama. Namun, tidak jelas dua perwira yang dimaksud berada di Mesir atau di Israel.
(mas)