Awasi perbatasan dengan RI, Australia bakal kerahkan drone

Sabtu, 15 Februari 2014 - 10:24 WIB
Awasi perbatasan dengan...
Awasi perbatasan dengan RI, Australia bakal kerahkan drone
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Australia berencana untuk membeli tujuh pesawat tak berawak (drone) raksasa. Pesawat-pesawat nirawak itu akan dikerahkan untuk mengawasi perbatasan Australia dengan negara lain, salah satunya Indonesia.

Langkah itu, merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Asutralia untuk mencegah masuknya perahu para pencari suaka ke negara itu. Untuk membeli tujuh drone raksasa, mereka menyiapkan dana sekitar USD2,7 miliar.

Pesawat tak berawak umumnya digunakan oleh militer sebuah negara untuk menyerang kapal dan pesawat musuh, ketika terlibat konflik. Laman The Australian, pada Sabtu (15/2/2014) melaporkan, drone-drone raksasa Australia selain untuk mencegah perahu para pencari suaka, juga akan dikerahkan untuk mendeteksi nelayan ilegal.

Selama ini militer Australia gencar menjalankan Operasi Sovereign Borders, di mana dalam operasi itu kapal-kapal militer Australia mengusir perahu para pencari suaka yang mengusik ketegangan dengan Pemerintah Indonesia.

Menteri Pertahanan Australia, David Johnston, akan segera merekomendasikan kepada kabinet terkait pembelian tujuh drone tipe MQ - 4C Triton. Drone-drone itu, mampu berpatroli di atas laut sejauh 40.000 mil.

”Sebagai negara maritim, kemampuan dengan cakupan jenis ini harus jadi perhatian kita,” ujar Johnston. ”Dengan demikian, pemerintah tertarik untuk mengeksplorasi dan menghemat biaya dalam program khusus ini,” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
47 menit yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
1 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
2 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
4 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
5 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
6 jam yang lalu
Infografis
Tegang dengan Rusia,...
Tegang dengan Rusia, AS Kerahkan 24 Jet Tempur Siluman F-22
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved