Iran siap perang dengan AS & Israel
Kamis, 13 Februari 2014 - 17:10 WIB
Iran siap perang dengan AS & Israel
A
A
A
Sindonews.com – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Hassan Firouzabadi, memperingatkan bahwa negaranya siap untuk perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menurutnya, pertempuran akan terjadi jika Iran terlebih dahulu diserang.
Komentar pihak militer Iran itu dilansir kantor berita Iran, Fars. ”Kami siap untuk bertempur dengan Amerika dan rezim Zionis (Israel),” kata Firouzabadi kemarin.
Tidak hanya AS dan Israel, dia juga memperingatkan negara-negara tetangga Iran juga akan diserang jika mereka meluncurkan serangan terhadap Teheran. ”Kami tidak memiliki permusuhan terhadap negara-negara regional, tetapi jika kita diserang dari pangkalan Amerika di wilayah ini, kita akan menyerang daerah itu kembali,” tegasnya.
Washington sendiri memiliki banyak pangkalan militer di wilayah itu. Termasuk di Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Turki.
Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, pernah mengatakan, bahwa jika diplomasi dengan Iran gagal, opsi militer AS akan menjadi pilihan. Namun, Firouzabadi menuduh komentar Menlu AS itu hanya gertakan.
”Selama dekade terakhir, mereka membawa pasukan tetapi sampai pada akhirnya mereka tidak bisa menyerang kami dan pergi,” kata Firouzabadi yang menyebut ancaman militer AS sebagai gertakan politik semata.
Presiden Iran, Hassan Rouhani, Selasa lalu, mengatakan, negara-negara Barat tidak harus menggunakan opsi militer untuk mengancam Iran.
”Saya mengatakan secara eksplisit, jika beberapa dari mereka mengancam Iran di meja (perundinga) mereka, mereka harus memakai kacamata baru. Tidak ada pilihan militer terhadap Iran pada setiap meja di dunia,” kata Rouhani.
Komentar pihak militer Iran itu dilansir kantor berita Iran, Fars. ”Kami siap untuk bertempur dengan Amerika dan rezim Zionis (Israel),” kata Firouzabadi kemarin.
Tidak hanya AS dan Israel, dia juga memperingatkan negara-negara tetangga Iran juga akan diserang jika mereka meluncurkan serangan terhadap Teheran. ”Kami tidak memiliki permusuhan terhadap negara-negara regional, tetapi jika kita diserang dari pangkalan Amerika di wilayah ini, kita akan menyerang daerah itu kembali,” tegasnya.
Washington sendiri memiliki banyak pangkalan militer di wilayah itu. Termasuk di Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Turki.
Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, pernah mengatakan, bahwa jika diplomasi dengan Iran gagal, opsi militer AS akan menjadi pilihan. Namun, Firouzabadi menuduh komentar Menlu AS itu hanya gertakan.
”Selama dekade terakhir, mereka membawa pasukan tetapi sampai pada akhirnya mereka tidak bisa menyerang kami dan pergi,” kata Firouzabadi yang menyebut ancaman militer AS sebagai gertakan politik semata.
Presiden Iran, Hassan Rouhani, Selasa lalu, mengatakan, negara-negara Barat tidak harus menggunakan opsi militer untuk mengancam Iran.
”Saya mengatakan secara eksplisit, jika beberapa dari mereka mengancam Iran di meja (perundinga) mereka, mereka harus memakai kacamata baru. Tidak ada pilihan militer terhadap Iran pada setiap meja di dunia,” kata Rouhani.
(mas)