Israel kampanye melawan peringanan sanksi Iran
Senin, 10 Februari 2014 - 17:58 WIB
Israel kampanye melawan peringanan sanksi Iran
A
A
A
Sindonews.com – Israel mengobarkan kampanye untuk melawan peringanan sanksi masyarakat internasional terhadap Iran. Kampanye Israel itu munucl di saat Iran akan bernegosiasi lagi dengan enam negara kekuatan dunia terkait program nuklirnya.
Sebagai bagian dari kampanye, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, membuka sidang kabinet dengan menyerukan kepada dunia, bahwa peringanan sanksi kepada Iran, akan berbahaya.
Netanyahu menyatakan, langkah berani militer Iran dengan mengerahkan kapal-kapal perangnya menuju perbatasan maritim Amerika Serikat sebagai contoh dampak dari peringanan sanksi itu. Dia juga mengungkapkan, bahwa pada pidato Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu pekan lalu yang “menyerang” AS.
Dalam pidatonya, Khamenei menuduh AS berbohong ketika mengatakan, bahwa mereka tidak menggulingkan rezim di Iran. ”Apa yang terjadi di sini adalah bahwa masyarakat internasional telah mengurangi sanksi terhadap Iran dan Iran telah meningkatkan ‘agresi’ internasional,” kata Netanyahu, seperti dikutip Jpost, Senin (10/2/2014).
Menurut Netanyahu, peringanan sanksi terhadap Iran, tidak mengubah perilaku Iran. Sebagai bagian dari kampanye melawan peringanan sanksi terhadap Iran, juru bicara Netanyahu berkicau di Twitter, dengan meledek Presiden Iran.
Dalam tweet-nya, juru bicara Netanyahu itu melansir gambar Rouhani yang biasanya tersenyum diganti dengan wajah cemberut. ”Apakah gambar di samping adalah seorang Rouhani yang cemberut?,” bunyi kicauan pejabat Israel itu mengacu pada gambar wajah Rouhani.
Sebagai bagian dari kampanye, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, membuka sidang kabinet dengan menyerukan kepada dunia, bahwa peringanan sanksi kepada Iran, akan berbahaya.
Netanyahu menyatakan, langkah berani militer Iran dengan mengerahkan kapal-kapal perangnya menuju perbatasan maritim Amerika Serikat sebagai contoh dampak dari peringanan sanksi itu. Dia juga mengungkapkan, bahwa pada pidato Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu pekan lalu yang “menyerang” AS.
Dalam pidatonya, Khamenei menuduh AS berbohong ketika mengatakan, bahwa mereka tidak menggulingkan rezim di Iran. ”Apa yang terjadi di sini adalah bahwa masyarakat internasional telah mengurangi sanksi terhadap Iran dan Iran telah meningkatkan ‘agresi’ internasional,” kata Netanyahu, seperti dikutip Jpost, Senin (10/2/2014).
Menurut Netanyahu, peringanan sanksi terhadap Iran, tidak mengubah perilaku Iran. Sebagai bagian dari kampanye melawan peringanan sanksi terhadap Iran, juru bicara Netanyahu berkicau di Twitter, dengan meledek Presiden Iran.
Dalam tweet-nya, juru bicara Netanyahu itu melansir gambar Rouhani yang biasanya tersenyum diganti dengan wajah cemberut. ”Apakah gambar di samping adalah seorang Rouhani yang cemberut?,” bunyi kicauan pejabat Israel itu mengacu pada gambar wajah Rouhani.
(mas)