Bocoran video: Taliban siapkan serangan ke markas CIA
Senin, 10 Februari 2014 - 16:21 WIB
Bocoran video: Taliban siapkan serangan ke markas CIA
A
A
A
Sindonews.com – Kelompok Taliban Afghanistan merilis sebuah video yang mengungkap rencana serangan tehadap kompleks markas CIA di Afghanistan pada Juni 2013. Video yang dirilis kemarin dilansir Al-Jazeera, Senin (10/2/2014).
Dalam video tersebut, Taliban menyiapkan serangan bertepatan dengan kunjungan kunjungan diplomat Amerika Serikat, James Dobbins. Pejabat AS itulah yang berniat menghidupkan kembali pembicaraan antara Taliban dan Pemerintah Afghanistan.
Masih menurut video tersebut, para militan Taliban tampak mengenakan kartu identitas AS palsu AS, dengan membawa beberapa senjata. Mereka menyamar layaknya tentara asing di Afghanistan dengan mengemudikan kendaraan yang juga dipermak seperti kendaraan resmi para pejabat.
Para ahli mengatakan,video tersebut merupakan bentuk propaganda. Tapi, video itu juga menunjukkan evolusi pejuang Taliban yang belakangan ini aktif meluncurkan serangan terhadap kompleks pasukan AS di Afghanistan.
”Saya pikir (aksi) mereka efektif. Mereka memiliki keyakinan dalam diri mereka dan gerak mereka terorganisir,” ujar Masood Akhtar, seorang analis keamanan nasional dari Pakistan kepada Al-Jazeera.
”Pelajaran yang bisa dipetik adalah jangan mengabaikan kompetensi mereka untuk mendapatkan apa yang mereka ingin lakukan,” lanjut Akhtar.
Meskipun video itu tidak bisa diverifikasi secara independen, tetapi Taliban mengatakan serangan itu sebagai pembalasan atas benderanya yang diturunkan di kantor mereka di Doha.
Dalam video tersebut, Taliban menyiapkan serangan bertepatan dengan kunjungan kunjungan diplomat Amerika Serikat, James Dobbins. Pejabat AS itulah yang berniat menghidupkan kembali pembicaraan antara Taliban dan Pemerintah Afghanistan.
Masih menurut video tersebut, para militan Taliban tampak mengenakan kartu identitas AS palsu AS, dengan membawa beberapa senjata. Mereka menyamar layaknya tentara asing di Afghanistan dengan mengemudikan kendaraan yang juga dipermak seperti kendaraan resmi para pejabat.
Para ahli mengatakan,video tersebut merupakan bentuk propaganda. Tapi, video itu juga menunjukkan evolusi pejuang Taliban yang belakangan ini aktif meluncurkan serangan terhadap kompleks pasukan AS di Afghanistan.
”Saya pikir (aksi) mereka efektif. Mereka memiliki keyakinan dalam diri mereka dan gerak mereka terorganisir,” ujar Masood Akhtar, seorang analis keamanan nasional dari Pakistan kepada Al-Jazeera.
”Pelajaran yang bisa dipetik adalah jangan mengabaikan kompetensi mereka untuk mendapatkan apa yang mereka ingin lakukan,” lanjut Akhtar.
Meskipun video itu tidak bisa diverifikasi secara independen, tetapi Taliban mengatakan serangan itu sebagai pembalasan atas benderanya yang diturunkan di kantor mereka di Doha.
(mas)