20 siswa di Moskow disandera, guru & polisi ditembak mati
Senin, 03 Februari 2014 - 17:21 WIB
20 siswa di Moskow disandera, guru & polisi ditembak mati
A
A
A
Sindonews.com – Drama penyanderaan yang berujung pada tewasnya dua orang terjadi di Moskow, Rusia, Senin (3/2/2014). Seorang siswa SMA, menembak mati seorang guru dan polisi, setelah dia menyandera 20 temannya di kelas.
Siswa itu, akhirnya berhasil ditangkap polisi, dan senjatanya dilucuti. Drama penyanderaan dan penembakan itu terjadi hanya beberapa hari sebelum Olimpiade Musim Dingin digelar di Rusia.
Menurut polisi, pelaku membawa senapan dan masuk ke sekolah. Kemudian, pelaku menyandera guru dan 20 temannya di ruang kelas biologi.
”Orang yang menyandera 20 orang dan guru adalahsiswa di kelas dan sekolah yang sama. Dia telah dilucuti dan ditangkap. Sedangkan semua siswa yang disandera telah dibebaskan,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Rusia, Andrei Pilipchuk, yang disiarkan stasiun televisi Pemerintah Rusia, seperti dikutip Reuters.
”Seorang polisi terluka parah selama operasi dan meninggal di rumah sakit. Begitu juga dengan guru di sekolah itu yang ikut tewas,” lanjut Pilipchuk.
Akibat penembakan itu, puluhan siswa berhamburan keluar. Sedangkan polisi dengan helikopter mendarat di kompleks sekolah yang diselimuti salju. Hingga kini belum diketahui motif penambakan dan penyanderaan yang dilakukan siswa tersebut. Polisi juga belum merilis identitas pelaku dan para korban.
Siswa itu, akhirnya berhasil ditangkap polisi, dan senjatanya dilucuti. Drama penyanderaan dan penembakan itu terjadi hanya beberapa hari sebelum Olimpiade Musim Dingin digelar di Rusia.
Menurut polisi, pelaku membawa senapan dan masuk ke sekolah. Kemudian, pelaku menyandera guru dan 20 temannya di ruang kelas biologi.
”Orang yang menyandera 20 orang dan guru adalahsiswa di kelas dan sekolah yang sama. Dia telah dilucuti dan ditangkap. Sedangkan semua siswa yang disandera telah dibebaskan,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Rusia, Andrei Pilipchuk, yang disiarkan stasiun televisi Pemerintah Rusia, seperti dikutip Reuters.
”Seorang polisi terluka parah selama operasi dan meninggal di rumah sakit. Begitu juga dengan guru di sekolah itu yang ikut tewas,” lanjut Pilipchuk.
Akibat penembakan itu, puluhan siswa berhamburan keluar. Sedangkan polisi dengan helikopter mendarat di kompleks sekolah yang diselimuti salju. Hingga kini belum diketahui motif penambakan dan penyanderaan yang dilakukan siswa tersebut. Polisi juga belum merilis identitas pelaku dan para korban.
(mas)