Rusia mata-matai ratusan perusahaan Amerika, Eropa & Asia
Rabu, 22 Januari 2014 - 13:15 WIB
Rusia mata-matai ratusan perusahaan Amerika, Eropa & Asia
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah perusahaan cybersecurity Amerika Serikat (AS), mengatakan mereka memiliki bukti, bahwa Pemerintah Rusia memata-matai ratusan perusahaan di Amerika , Eropa dan Asia. Ini untuk pertama kalinya Moskow dikaitkan dengan serangan cyber untuk kepentingan ekonomi, bukan politik.
CrowdStrike, perusahaan cybersecurity yang membocorkan aksi mata-mata Rusia itu, menolak merilis daftar perushaan yang yang dimata-matai Rusia, karena terikat perjanjian untuk menjaga hasil penyelidikan.
Pejabat Kementerian Dalam Negeri Rusia, belum bisa memberikan komentar hari ini (22/1/2014) terkait tuduhan tersebut. ”Serangan-serangan ini tampaknya telah dimotivasi oleh kepentingan Pemerintah Rusia dalam membantu industri nasionalnya,” kata Dmitri Alperovitch, kepala kantor teknologi dari CrowdStrike, kepada Reuters, semalam.
CrowdStrike menyebut kelompok mata-mata yang bekerja untuk Pemerintah Rusia itu sebagai “Beruang Energetic”. Kelompok itu telah bekerja selama dua tahun terakhir.
Alperovitch, yang merupakan warga asal Rusia dan sekarang tinggal di Washington, sejatinya adalah seorang ahli spionase cyber yang terkenal. Dia pernah bekerja untuk perusahaan McAfee Inc
Pada tahun 2012, dia ikut mendirikan CrowdStrike, dengan mengumpulkan intelijen untuk menggagalkan serangan para hacker di seluruh dunia.
CrowdStrike, perusahaan cybersecurity yang membocorkan aksi mata-mata Rusia itu, menolak merilis daftar perushaan yang yang dimata-matai Rusia, karena terikat perjanjian untuk menjaga hasil penyelidikan.
Pejabat Kementerian Dalam Negeri Rusia, belum bisa memberikan komentar hari ini (22/1/2014) terkait tuduhan tersebut. ”Serangan-serangan ini tampaknya telah dimotivasi oleh kepentingan Pemerintah Rusia dalam membantu industri nasionalnya,” kata Dmitri Alperovitch, kepala kantor teknologi dari CrowdStrike, kepada Reuters, semalam.
CrowdStrike menyebut kelompok mata-mata yang bekerja untuk Pemerintah Rusia itu sebagai “Beruang Energetic”. Kelompok itu telah bekerja selama dua tahun terakhir.
Alperovitch, yang merupakan warga asal Rusia dan sekarang tinggal di Washington, sejatinya adalah seorang ahli spionase cyber yang terkenal. Dia pernah bekerja untuk perusahaan McAfee Inc
Pada tahun 2012, dia ikut mendirikan CrowdStrike, dengan mengumpulkan intelijen untuk menggagalkan serangan para hacker di seluruh dunia.
(mas)