Seorang tewas dalam bentrokan di hari pertama referendum Mesir
Rabu, 15 Januari 2014 - 01:54 WIB
Seorang tewas dalam bentrokan di hari pertama referendum Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Satu orang tewas dalam bentrokan antara pasukan keamanan Mesir dan pendukung mantan Presiden Mohamed Morsi, di hari pertama referendum konstitusi, Selasa (4/1/2014).
Seperti dilaporkan Reuters, Mahmoud Sayed Gomaa (25), tewas selama aksi protes terhadap referendum di dekat sebuah TPS di provinsi Bani Suef, selatan Kairo. Ikhwanul Muslimin Mesir yang menjadi pendukung utama Morsi, memang menolak keras pelaksanaan referendum ini.
Referendum adalah pemungutan suara pertama sejak militer menggulingkan Morsi pada 3 Juli 2013, setelah sebelumnya terjadi aksi protes massal terhadap pemerintahan Morsi. Referendum ini disebut-sebut untuk mengangkat kepala militer, Jenderal Abdel Fatah el-Sisi sebagai memimpin Mesir.
Para pengamat mengatakan, referendum tersebut berubah menjadi penggalangan dukungan suara untuk Jenderal Sisi. Jika mencalonkan diri sebagai presiden, Sisi diyakini akan menang, dengan dukungan warga Mesir saat ini.
Seperti dilaporkan Reuters, Mahmoud Sayed Gomaa (25), tewas selama aksi protes terhadap referendum di dekat sebuah TPS di provinsi Bani Suef, selatan Kairo. Ikhwanul Muslimin Mesir yang menjadi pendukung utama Morsi, memang menolak keras pelaksanaan referendum ini.
Referendum adalah pemungutan suara pertama sejak militer menggulingkan Morsi pada 3 Juli 2013, setelah sebelumnya terjadi aksi protes massal terhadap pemerintahan Morsi. Referendum ini disebut-sebut untuk mengangkat kepala militer, Jenderal Abdel Fatah el-Sisi sebagai memimpin Mesir.
Para pengamat mengatakan, referendum tersebut berubah menjadi penggalangan dukungan suara untuk Jenderal Sisi. Jika mencalonkan diri sebagai presiden, Sisi diyakini akan menang, dengan dukungan warga Mesir saat ini.
(esn)