Sekjen PBB desak Irak atasi akar permasalahan di Anbar
Senin, 13 Januari 2014 - 23:08 WIB
Sekjen PBB desak Irak atasi akar permasalahan di Anbar
A
A
A
Sindonews.com – Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, menyerukan pada Senin (13/1/2014), agar para pemimpin Irak bisa mengatasi "akar masalah" bentrokan antara pasukan keamanan dengan kaum militan di Provinsi Anbar.
"Saya akan mendesak para pemimpin negara untuk mengatasi akar penyebab masalah," kata Ki-moon dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki, seperti dikutip dari AFP.
"Mereka harus memastikan, bahwa tak ada seorang pun yang tertinggal. Harus ada kohesi politik dan kohesi sosial, dialog politik, serta dialog inklusif," lanjut Ki-moon. "Situasi keamanan di Irak tidak diragukan lagi merupakan sumber keprihatinan besar," tambahnya,
Ki-moon yang mengaku sangat prihatin dengan eskalasi kekerasan di Anbar, mencatat, bahwa korban sipil berada di level tertinggi sejak 2008 lalu. “Pemerintah dan rakyat Irak harus bersatu dalam menangani terorisme ini," katanya.
Pernyataan ini dilontarkan Ki-moon saat mengunjungi Baghdad awal pekan ini. Dalam kunjungan dua hari itu Sekjen PBB dijadwalkan bertemu dengan Ketua Parlemen Osama al-Nujaifi dan anggota DPR lainnya, Wakil Presiden Khudayr al-Khuzale dan Kepala Komisi Pemilihan Irak.
"Saya akan mendesak para pemimpin negara untuk mengatasi akar penyebab masalah," kata Ki-moon dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki, seperti dikutip dari AFP.
"Mereka harus memastikan, bahwa tak ada seorang pun yang tertinggal. Harus ada kohesi politik dan kohesi sosial, dialog politik, serta dialog inklusif," lanjut Ki-moon. "Situasi keamanan di Irak tidak diragukan lagi merupakan sumber keprihatinan besar," tambahnya,
Ki-moon yang mengaku sangat prihatin dengan eskalasi kekerasan di Anbar, mencatat, bahwa korban sipil berada di level tertinggi sejak 2008 lalu. “Pemerintah dan rakyat Irak harus bersatu dalam menangani terorisme ini," katanya.
Pernyataan ini dilontarkan Ki-moon saat mengunjungi Baghdad awal pekan ini. Dalam kunjungan dua hari itu Sekjen PBB dijadwalkan bertemu dengan Ketua Parlemen Osama al-Nujaifi dan anggota DPR lainnya, Wakil Presiden Khudayr al-Khuzale dan Kepala Komisi Pemilihan Irak.
(esn)