Hizbullah bisa hantam setiap target di Israel
Minggu, 12 Januari 2014 - 23:07 WIB
Hizbullah bisa hantam setiap target di Israel
A
A
A
Sindonews.com – Militan Syiah Lebanon, Hizbullah, telah meningkatkan kemampuan rudal dan dapat membidik target apapun di dalam wilayah Israel. Demikian ditegaskan seorang komandan senior militer Iran, Minggu (12/1/2014), seperti dikutip oleh harian lokal, Kayhan International.
Amir Ali Hajizadeh, Kepala Divisi Kedirgantaraan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), mengatakan, Israel akan melihat kekuatan baru Hizbullah. Menurutnya, kemampuan Hizbullah telah meningkat begitu pesat dalam beberapa tahun terakhir, yang dapat menekan dan menghancurkan target apapun di dalam Israel dengan akurasi yang sangat tinggi.
Salah satu faktor utama yang menyebabkan kondisi ini adalah mending pemimpin Hizbullah, Hassan al-Laqis. “Komandan Hizbullah yang tewas dibunuh, Hassan al-Laqis, telah memainkan peran penting dalam meningkatkan kekuatan militer kelompok itu,” kata Hajizadeh.
"Dia (al-Laqis) adalah komandan Hizbullah yang sangat aktif, yang karya-karyanya bisa terungkap jika pecah perang Hizbullah-Israel. Dia menciptakan perlengkapan pertahanan yang besar dan salah satu otak Hizbullah di bidang elektronik perang," jelas Hajizadeh.
Hizbullah telah menikmati dukungan keuangan dan militer Iran sejak berdirinya organisasi itu pada tahun 1982, di tengah perang Lebanon dengan Israel.
Amir Ali Hajizadeh, Kepala Divisi Kedirgantaraan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), mengatakan, Israel akan melihat kekuatan baru Hizbullah. Menurutnya, kemampuan Hizbullah telah meningkat begitu pesat dalam beberapa tahun terakhir, yang dapat menekan dan menghancurkan target apapun di dalam Israel dengan akurasi yang sangat tinggi.
Salah satu faktor utama yang menyebabkan kondisi ini adalah mending pemimpin Hizbullah, Hassan al-Laqis. “Komandan Hizbullah yang tewas dibunuh, Hassan al-Laqis, telah memainkan peran penting dalam meningkatkan kekuatan militer kelompok itu,” kata Hajizadeh.
"Dia (al-Laqis) adalah komandan Hizbullah yang sangat aktif, yang karya-karyanya bisa terungkap jika pecah perang Hizbullah-Israel. Dia menciptakan perlengkapan pertahanan yang besar dan salah satu otak Hizbullah di bidang elektronik perang," jelas Hajizadeh.
Hizbullah telah menikmati dukungan keuangan dan militer Iran sejak berdirinya organisasi itu pada tahun 1982, di tengah perang Lebanon dengan Israel.
(esn)