Sindir AS, Khamenei: Kami negosiasi dengan setan
Kamis, 09 Januari 2014 - 17:50 WIB
Sindir AS, Khamenei: Kami negosiasi dengan setan
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Kamis (9/1/2014),mengatakan dalam negosiasi nuklir, Amerika Serikat (AS) menunjukkan tanda permusuhan terhadap Iran.
Komentar keras Khamenei itu dilansir kantor berita Iran, IRNA, beberapa jam sebelum pembicaraan nuklir Teheran kembali digelar di Jenewa, Swiss.
Kendati merasakan ada tanda-tanda dimusuhi AS, Khamenei minta para negosiator nuklir Iran terus melanjutkan tugasnya.
”Kami sebelumnya mengumumkan, bahwa pada isu-isu tertentu, jika kita merasa itu adalah bijaksana, kami akan bernegosiasi dengan setan (AS) untuk mencegah kejahatan tersebut,” ucap Khamenei.
”Pembicaraan nuklir menunjukkan permusuhan dari Amerika terhadap Iran , Islam dan umat Muslim,” lanjut Khamenei.
Iran dan negara-negara kekuatan dunia atau P5+1, yakni AS, Inggris, Rusia, Perancis, China dan Jerman, kembali akan melanjutkan negosiasi nuklir Teheran tahap dua. Pada tahap awal, Iran dan negara-negara P5+1, mencapai kesepakatan pada November 2013 lalu.
Hasil kesepakatan awal itu adalah, Iran akan menghentikan aktivitas program nuklirnya selama enam bulan sampai negosiasi akhir berlangsung. Sebagai kompensasinya, sanksi atau embargo ekonomi dari negara-negara Barat terhadap Teheran akan dikurangi.
Komentar keras Khamenei itu dilansir kantor berita Iran, IRNA, beberapa jam sebelum pembicaraan nuklir Teheran kembali digelar di Jenewa, Swiss.
Kendati merasakan ada tanda-tanda dimusuhi AS, Khamenei minta para negosiator nuklir Iran terus melanjutkan tugasnya.
”Kami sebelumnya mengumumkan, bahwa pada isu-isu tertentu, jika kita merasa itu adalah bijaksana, kami akan bernegosiasi dengan setan (AS) untuk mencegah kejahatan tersebut,” ucap Khamenei.
”Pembicaraan nuklir menunjukkan permusuhan dari Amerika terhadap Iran , Islam dan umat Muslim,” lanjut Khamenei.
Iran dan negara-negara kekuatan dunia atau P5+1, yakni AS, Inggris, Rusia, Perancis, China dan Jerman, kembali akan melanjutkan negosiasi nuklir Teheran tahap dua. Pada tahap awal, Iran dan negara-negara P5+1, mencapai kesepakatan pada November 2013 lalu.
Hasil kesepakatan awal itu adalah, Iran akan menghentikan aktivitas program nuklirnya selama enam bulan sampai negosiasi akhir berlangsung. Sebagai kompensasinya, sanksi atau embargo ekonomi dari negara-negara Barat terhadap Teheran akan dikurangi.
(mas)