Militer Irak tunda serangan ke Fallujah
Selasa, 07 Januari 2014 - 22:00 WIB
Militer Irak tunda serangan ke Fallujah
A
A
A
Sindonews.com – Pasukan Irak akan menunda serangan ke Fallujah yang saat ini tengah dikuasai kaum militan al-Qaeda. Penundaan ini karena pemerintah takut jatuh korban di pihak warga sipil.
"Tidak mungkin untuk menyerang (Fallujah) sekarang, karena kekhawatiran tentang korban sipil,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Irak, Letnan Jenderal Mohammed al-Askari pada AFP, Selasa (7/1/2014) .
Menyerang kota yang dihuni mayoritas Sunni itu juga akan sangat sensitif secara politis, karena akan mengobarkan ketegangan yang sudah tinggi antara anggota minoritas Arab Sunni dan Pemerintah Irak yang didominasi Syiah.
"Jika tentara menyerang Fallujah untuk melawan segelintir elemen al-Qaeda, maka akan memiliki konsekuensi yang mengerikan dengan memicu kekerasan tak berujung,” ujar salah satu pemimpin suku Sunni di Fallujah kepada Reuters.
Ia menambahkan, bahwa kekerasan itu bisa menyebar ke daerah Sunni lainnya. “Kami mengirimkan pesan yang jelas kepada pemerintah. Silahkan memerangi al-Qaeda di luar Fallujah dan kami sendiri akan menangani masalah di dalam kota," lanjutnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki telah menyerukan rakyatnya untuk mengusir al-Qaeda. Laman al-Arabiya, melaporkan, pertempuran militer Irak dengan militan al-Qaeda di Provinsi Anbar, dalam tiga hari ini telah menewaskan 200 orang.
"Tidak mungkin untuk menyerang (Fallujah) sekarang, karena kekhawatiran tentang korban sipil,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Irak, Letnan Jenderal Mohammed al-Askari pada AFP, Selasa (7/1/2014) .
Menyerang kota yang dihuni mayoritas Sunni itu juga akan sangat sensitif secara politis, karena akan mengobarkan ketegangan yang sudah tinggi antara anggota minoritas Arab Sunni dan Pemerintah Irak yang didominasi Syiah.
"Jika tentara menyerang Fallujah untuk melawan segelintir elemen al-Qaeda, maka akan memiliki konsekuensi yang mengerikan dengan memicu kekerasan tak berujung,” ujar salah satu pemimpin suku Sunni di Fallujah kepada Reuters.
Ia menambahkan, bahwa kekerasan itu bisa menyebar ke daerah Sunni lainnya. “Kami mengirimkan pesan yang jelas kepada pemerintah. Silahkan memerangi al-Qaeda di luar Fallujah dan kami sendiri akan menangani masalah di dalam kota," lanjutnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki telah menyerukan rakyatnya untuk mengusir al-Qaeda. Laman al-Arabiya, melaporkan, pertempuran militer Irak dengan militan al-Qaeda di Provinsi Anbar, dalam tiga hari ini telah menewaskan 200 orang.
(esn)