Dokter di China blak-blakan akui culik & jual bayi
Selasa, 31 Desember 2013 - 19:50 WIB
Dokter di China blak-blakan akui culik & jual bayi
A
A
A
Sindonews.com – Zhang Shuxia, seorang dokter di China, secara blak-blakan mengakui bahwa dia telah menculik dan menjual bayi yang baru dilahirkan di rumah sakit tempat dia bekerja. Bayi itu dia jual kepada sindikat pedagang manusia.
Pengakuan itu, dia sampaikan dalam sidang di sebuah pengadilan di Fuping, Provinsi Shaanxi, kemarin. Selain menculik bayi, dokter itu juga pernah menakut-nakuti pasangan orangtua, bahwa bayi yang mereka lahirkan mengalami cacat bawaan.
“Dokter itu lantas membujuk orangtua itu untuk menandatangani penyerahan bayi mereka,” bunyi pernyataan pengadilan dalam situs resminya, seperti dikutip Xinhua, Selasa (31/12/2013).
Perdagangan bayi merupakan masalah besar di China, meskipun negara itu menerapkan hukuman mati bagi pelakunya. Namun, praktik perdagangan bayi tidak lepas dari kebijakan Pemerintah China sebelumnya, yakni larangan memiliki anak lebih dari satu.
Bayi-bayi yang diburu, umumnya dijadikan pewaris setiap pasangan yang tidak memiliki anak laki-laki. Namun, China kemarin sudah mereformasi kebijakan kontroversialnya itu. Kini, setiap pasangan di China dibolehkan memiliki anak lebih dari satu.
Kembali ke kasus penjualan bayi oleh dokter tersebut. Dalam sebuah surat dakwaan, dia diketahui telah menjual sekitar enam bayi untuk pasangan di China tengah dan timur. Namun, penjualan satu dari enam bayi itu berhasil digagalkan.
Aksi Zhang terhenti, ketika seorang ibu menemukan bayinya yang telah diculik dokter itu. Dia beberapa bulan lalu melaporkan kasus itu ke polisi.
Zhang mengaku menculik bayi itu dan menjualnya kepada seorang pria sekitar 21.600 yuan (USD3.600). Selain Zhang beberapa tersangka yang terlibat dalam sindikat penjualan bayi juga telah ditahan.
Pengakuan itu, dia sampaikan dalam sidang di sebuah pengadilan di Fuping, Provinsi Shaanxi, kemarin. Selain menculik bayi, dokter itu juga pernah menakut-nakuti pasangan orangtua, bahwa bayi yang mereka lahirkan mengalami cacat bawaan.
“Dokter itu lantas membujuk orangtua itu untuk menandatangani penyerahan bayi mereka,” bunyi pernyataan pengadilan dalam situs resminya, seperti dikutip Xinhua, Selasa (31/12/2013).
Perdagangan bayi merupakan masalah besar di China, meskipun negara itu menerapkan hukuman mati bagi pelakunya. Namun, praktik perdagangan bayi tidak lepas dari kebijakan Pemerintah China sebelumnya, yakni larangan memiliki anak lebih dari satu.
Bayi-bayi yang diburu, umumnya dijadikan pewaris setiap pasangan yang tidak memiliki anak laki-laki. Namun, China kemarin sudah mereformasi kebijakan kontroversialnya itu. Kini, setiap pasangan di China dibolehkan memiliki anak lebih dari satu.
Kembali ke kasus penjualan bayi oleh dokter tersebut. Dalam sebuah surat dakwaan, dia diketahui telah menjual sekitar enam bayi untuk pasangan di China tengah dan timur. Namun, penjualan satu dari enam bayi itu berhasil digagalkan.
Aksi Zhang terhenti, ketika seorang ibu menemukan bayinya yang telah diculik dokter itu. Dia beberapa bulan lalu melaporkan kasus itu ke polisi.
Zhang mengaku menculik bayi itu dan menjualnya kepada seorang pria sekitar 21.600 yuan (USD3.600). Selain Zhang beberapa tersangka yang terlibat dalam sindikat penjualan bayi juga telah ditahan.
(mas)