Tentara Israel tembak mati warga Palestina di Tepi Barat
Kamis, 19 Desember 2013 - 04:47 WIB
Tentara Israel tembak mati warga Palestina di Tepi Barat
A
A
A
Sindonews.com – Militer Israel mengatakan, pihaknya telah menembak mati seorang pria Palestina dan melukai lainnya dalam bentrokan yang meletus di utara Tepi Barat, Rabu (18/12/2013).
"Pada awal malam ini, selama kegiatan kontra terorisme di Jenin, Palestina melepaskan tembakan dan melemparkan granat dan bahan peledak rakitan pada pasukan keamanan Israel," sebut sebuah pernyataan militer Israel, seperti dikutip dari AFP.
“Israel membalas tembakan sebagai upaya membela diri. Beberapa warga Palestina terluka dalam baku tembak dan dibawa oleh tentara Israel ke sebuah rumah sakit Israel,” lanjut pernyataan itu. "Satu korban meninggal karena luka-lukanya dalam perjalanan ke rumah sakit," tambahnya.
Akibat insiden itu, sekitar 100 warga Palestina terus menyerang pasukan keamanan Israel dengan melemparkan batu. Juru bicara militer Israel, Peter Lerner, mengatakan, kegiatan awal di kota Tepi Barat adalah misi penangkapan, tanpa menentukan target atau afiliasinya.
“Kegiatan-kegiatan tersebut adalah bertujuan untuk mencegah para teroris mencapai kota-kota kami," kata Lerner. Kematian seorang warga Palestina ini menambah panjang daftar korban tewas. Sejak awal tahun ini, sudah 27 warga Palestina yang tewas diterjang peluru tentara Israel.
"Pada awal malam ini, selama kegiatan kontra terorisme di Jenin, Palestina melepaskan tembakan dan melemparkan granat dan bahan peledak rakitan pada pasukan keamanan Israel," sebut sebuah pernyataan militer Israel, seperti dikutip dari AFP.
“Israel membalas tembakan sebagai upaya membela diri. Beberapa warga Palestina terluka dalam baku tembak dan dibawa oleh tentara Israel ke sebuah rumah sakit Israel,” lanjut pernyataan itu. "Satu korban meninggal karena luka-lukanya dalam perjalanan ke rumah sakit," tambahnya.
Akibat insiden itu, sekitar 100 warga Palestina terus menyerang pasukan keamanan Israel dengan melemparkan batu. Juru bicara militer Israel, Peter Lerner, mengatakan, kegiatan awal di kota Tepi Barat adalah misi penangkapan, tanpa menentukan target atau afiliasinya.
“Kegiatan-kegiatan tersebut adalah bertujuan untuk mencegah para teroris mencapai kota-kota kami," kata Lerner. Kematian seorang warga Palestina ini menambah panjang daftar korban tewas. Sejak awal tahun ini, sudah 27 warga Palestina yang tewas diterjang peluru tentara Israel.
(esn)