Usai bulan madu, pernikahan sejenis di Australia dibatalkan

Kamis, 12 Desember 2013 - 11:04 WIB
Usai bulan madu, pernikahan...
Usai bulan madu, pernikahan sejenis di Australia dibatalkan
A A A
Sindonews.com – Pesta bulan madu para pasangan sejenis di Australia berumur pendek. Sebab, Pengadilan Tinggi di negara itu telah membatalkan undang-undang yang melegalkan pernikahan sesama jenis pada Kamis (12/12/2013).

Padahal, para pasangan sejenis itu baru saja melangsungkan pernikahan pada Sabtu pekan lalu. ”Ini sangat buruk bagi pasangan yang menikah pada minggu ini dan bagi keluarga mereka,” kata Direktur Kesetaraan Pernikahan Australia, Rodney Croome, dalam sebuah pernyataan.

Pada 7 Desember 2013 lalu, sekitar 20 pasangan sejenis menikah secara legal untuk pertama kalinya di Australia. “Saya tidak ingin untuk tidak menikah sore ini,” kata Ivan Hinton, yang menikahi pasangan sejenisnya, Chris Teoh, di Ibukota Canberra, di luar Pengadilan Tinggi Australia.

Mengutip laporan Reuters, keputusan Pengadilan Tinggi itu ditentang pemerintah nasional konservatif. Alasannya, keputusan Pengadilan Tinggi itu bertentangan dengan hukum federal.

Pada hari ini, Pengadilan Tinggi Australia menguatkan penolakan UU itu. Para hakim dengan suara bulat memutuskan bahwa hukum Australian Capital Territory (ACT)—pihak mengesahkan UU pernikahan sejenis--,tidak sah.

Para pendukung pernikahan sejenis tetap akan memperjuangkan pelegalan pernikahan yang kontroversial itu. ”Ini hanya kekalahan sementara,” kata Croome.”Yang jauh lebih penting adalah bahwa hukum ACT memfasilitasi pernikahan sesama jenis pertama di tanah Australia dan menunjukkan bangsa yang cinta dan komitmen terhadap pasangan sesama jenis.”
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
3 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
4 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
5 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
6 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
7 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
8 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved