Tiru Australia, Singapura bungkam soal penyadapan pada RI

Sabtu, 30 November 2013 - 14:29 WIB
Tiru Australia, Singapura...
Tiru Australia, Singapura bungkam soal penyadapan pada RI
A A A
Sindonews.com – Sikap Pemerintah Australia yang tidak bersedia mengomentari urusan intelijen ditiru Pemerintah Singapura. Menteri Luar Negeri Singapura, K Shanmugam, mengatakan pemerintah tidak mengkonfirmasi atau menyangkal masalah penyadapan terhadap Indonesia dan Malaysia.

Menurutnya, Indonesia dan Malaysia tahu, bahwa Singapura tidak akan melakukan hal apa pun untuk merugikan kepentingan mereka. Komentar itu muncul pertama kali dari Pemerintah Singapura sejak negara itu dituduh membantu Australia dan Amerika Serikat untuk menyadap negara-negara Asia.

Tuduhan itu muncul dalam dokumen rahasia yang dibocorkan whistleblower National Security Agency (NSA) AS, Edward Joseph Snowden, 30. Selain Singapura, dokumen dari Snowden juga menyebut peran Korea Selatan dalam jaringan “Five Eyes” atau kelompok intelijen lima negara, AS, Inggris, Kanada, Australia dan Selandia Baru.

Mengutip laman Channel News Asia, komentar Menlu Singapura disampaikan pada Jumat kemarin, di Global Outlook Forum yang diselenggarakan Straits Times. Ia mengatakan tuduhan yang disebarkan media Australia itu pernah muncul pada bulan Agustus.

Menurutnya, itu siasat penulis yang menganggap Singapura dalam keadaan yang agak renggang. ”Waktu adalah menarik. Sama seperti hubungan antara Indonesia dan Australia yang menarik, maka artikel ini akan dicetak dan sekarang Singapura akan disebutkan,” ucapnya.

Dia menegaskan, posisi Singapura tidak mengomentari masalah-masalah intelijen. Sikap ini sama seperti halnya sikap Pemerintah Australia, ketika skandal penyadapan intelijen Australia terhadap ponsel Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan para pejabat Indonesia pada 2009 terbongkar.

”Bahkan ketika tuduhan itu tidak benar, kami tidak pernah keluar untuk menolak mereka karena tidak bisa,” kata Shanmugam. Dia tidak mengharapkan hubungan dengan Indonesia dan Malaysia akan terpengaruh oleh insiden terbaru.
(mas)
Berita Terkait
Politikus Muslim Ini...
Politikus Muslim Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Singapura
120 Ton Bantuan Alkes...
120 Ton Bantuan Alkes dari Singapura Tiba Di Tanjung Priok
Bangun Kontribusi Unik...
Bangun Kontribusi Unik untuk Hubungan Indonesia-Singapura, Zainul Abidin Rasheed Raih Adinata Awards
Seperti di Indonesia,...
Seperti di Indonesia, Mobilitas Masyarakat di Singapura Kembali Meningkat ketika Covid-19 Melandai
Indonesia Efisiensi,...
Indonesia Efisiensi, Singapura Bagi-bagi Dolar dan Diskon Pajak
Profil Anil Kumar Nayar,...
Profil Anil Kumar Nayar, Duta Besar Singapura untuk Indonesia
Berita Terkini
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
1 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
2 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
3 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
4 jam yang lalu
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved