Polisi Irak temukan 18 mayat pria ditembak di kepala
Jum'at, 29 November 2013 - 17:25 WIB
Polisi Irak temukan 18 mayat pria ditembak di kepala
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Irak menemukan mayat 18 orang laki-laki yang diculik dari rumah mereka dan dibunuh dengan cara sadis di dekat Kota Baghadad. Demikian keterangan polisi Irak pada Jumat (29/11/2013).
“Mayat-mayat yang ditemukan dikelompokkan bersama dan ditembak di kepalanya, di Meshahda , daerah yang didominasi kaum Muslim Sunni,” tulis Reuters, mengutip keterangan polisi dan sumber di kamar mayat Ibukota Baghdad.
Kasus itu merupakan insiden yang paling mematikan dalam serangkaian pembunuhan bergaya eksekusi yang meningkat di Irak. Menurut sumber di kepolisian Irak, para korban telah dibawa dari rumah mereka Jumat pagi oleh orang-orang yang mengenakan seragam militer dan mengemudi enam mobil SUV.
Belum jelas siapa yang berada di balik serangan itu. Namun, daerah tersebut kerap terjadi penculikan oleh militan yang mengenakan seragam mirip tentara. Kerabat para korban melapor ke polisi sejak para korban diculik. Polisi kemudian menemukan jasad-jasad para korban di sebuah kebun.
Sebelum insiden mematikan ini, pada Rabu lalu, polisi menemukan 13 mayat di kawasan Baghdad. Para korban juga tewas dengan cara dieksekusi tembak.
Di antara mereka yang tewas pada hari ini, adalah seorang perwira polisi, pejabat militer, kepala sekolah dan walikota dari lingkungan setempat. Seorang syekh suku kaum Muslim Sunni dan putranya juga di antara para korban.
“Mayat-mayat yang ditemukan dikelompokkan bersama dan ditembak di kepalanya, di Meshahda , daerah yang didominasi kaum Muslim Sunni,” tulis Reuters, mengutip keterangan polisi dan sumber di kamar mayat Ibukota Baghdad.
Kasus itu merupakan insiden yang paling mematikan dalam serangkaian pembunuhan bergaya eksekusi yang meningkat di Irak. Menurut sumber di kepolisian Irak, para korban telah dibawa dari rumah mereka Jumat pagi oleh orang-orang yang mengenakan seragam militer dan mengemudi enam mobil SUV.
Belum jelas siapa yang berada di balik serangan itu. Namun, daerah tersebut kerap terjadi penculikan oleh militan yang mengenakan seragam mirip tentara. Kerabat para korban melapor ke polisi sejak para korban diculik. Polisi kemudian menemukan jasad-jasad para korban di sebuah kebun.
Sebelum insiden mematikan ini, pada Rabu lalu, polisi menemukan 13 mayat di kawasan Baghdad. Para korban juga tewas dengan cara dieksekusi tembak.
Di antara mereka yang tewas pada hari ini, adalah seorang perwira polisi, pejabat militer, kepala sekolah dan walikota dari lingkungan setempat. Seorang syekh suku kaum Muslim Sunni dan putranya juga di antara para korban.
(mas)