Tiga gadis di AS dikurung di kamar selama 2 tahun
Rabu, 27 November 2013 - 16:11 WIB
Tiga gadis di AS dikurung di kamar selama 2 tahun
A
A
A
Sindonews.com - Tiga gadis di Arizona, Amerika Serikat masing-masing berusia 12, 13 dan 17 telah dikurung ayah tiri mereka di kamar tidur selama dua tahun. Mereka hanya diberi makan sehari sekali dan tidak bisa mandi sampai enam bulan.
Mereka berhasil dibebaskan setelah polisi Arizona datang dan menggeledah rumah mereka. Mereka berhasil bebas, setelah satu dari gadis yang termuda berhasil melarikan diri ke rumah tetangga dan nenelpon polisi untuk meminta bantuan.
Sebelum terbebas, saban hari mereka diintimidasi ayah tiri mereka dengan todongan pisau. Kondisi itu mereka alami selama dua tahun.
Ketika polisi masuk ke dalam rumah itu, mereka menemukan seorang gadis 17 tahun terkunci di kamar tidur yang lain. Demikian keterangan pejabat Departemen Kepolisian setempat, Kapten Michael Gillooly kepada Arizona Daily Star, Rabu (27/11/2013).
Ketiga gadis itu menderita kurang gizi. Kepada polisi, mereka mengaku hanya diberi makan sekali dalam sehari. Mereka juga tidak bisa mandi antara empat sampai enam bulan.
Tetangga keluarga itu, yang tidak mau disebutkan namanya, kaget mengetahui ada tiga gadis dikunci di kamar sampai dua tahun. Menurutnya, para gadis itu tampak gemetar dan histeris ketika meminta pertolongan.
Ayah tiri mereka, Fernando Richter, 34 , dan ibu mereka Sophia Richter, 32, kini ditangkap polisi. Keduanya masing-masing didakwa dengan tiga tuduhan penculikan, tiga tuduhan pelecehan anak secara emosional dan tiga tuduhan pelecehan anak secara fisik.
Ayah tiri gadis itu juga didakwa dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual dengan seseorang anak lain di bawah usia 15 tahun. ”Saya dapat meyakinkan Anda, bahwa kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan anak-anak ini tetap aman,” kata Gillooly pada konferensi pers.
Mereka berhasil dibebaskan setelah polisi Arizona datang dan menggeledah rumah mereka. Mereka berhasil bebas, setelah satu dari gadis yang termuda berhasil melarikan diri ke rumah tetangga dan nenelpon polisi untuk meminta bantuan.
Sebelum terbebas, saban hari mereka diintimidasi ayah tiri mereka dengan todongan pisau. Kondisi itu mereka alami selama dua tahun.
Ketika polisi masuk ke dalam rumah itu, mereka menemukan seorang gadis 17 tahun terkunci di kamar tidur yang lain. Demikian keterangan pejabat Departemen Kepolisian setempat, Kapten Michael Gillooly kepada Arizona Daily Star, Rabu (27/11/2013).
Ketiga gadis itu menderita kurang gizi. Kepada polisi, mereka mengaku hanya diberi makan sekali dalam sehari. Mereka juga tidak bisa mandi antara empat sampai enam bulan.
Tetangga keluarga itu, yang tidak mau disebutkan namanya, kaget mengetahui ada tiga gadis dikunci di kamar sampai dua tahun. Menurutnya, para gadis itu tampak gemetar dan histeris ketika meminta pertolongan.
Ayah tiri mereka, Fernando Richter, 34 , dan ibu mereka Sophia Richter, 32, kini ditangkap polisi. Keduanya masing-masing didakwa dengan tiga tuduhan penculikan, tiga tuduhan pelecehan anak secara emosional dan tiga tuduhan pelecehan anak secara fisik.
Ayah tiri gadis itu juga didakwa dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual dengan seseorang anak lain di bawah usia 15 tahun. ”Saya dapat meyakinkan Anda, bahwa kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan anak-anak ini tetap aman,” kata Gillooly pada konferensi pers.
(mas)