Iran luncurkan drone terbesar yang mampu jangkau Israel
Senin, 18 November 2013 - 17:12 WIB
Iran luncurkan drone terbesar yang mampu jangkau Israel
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Iran telah meluncurkan pesawat nirawak (drone) baru, yang diklaim sebagai drone terbesar yang dikembangkan Iran. Drone milik Iran itu mampu terbang hingga 30 jam dan mampu menjangkau 2 ribu kilometer atau menjangkau wilayah Israel.
Klaim itu disampaikan Menteri Pertahanan Iran, Hossein Dehghan. Menurutnya drone milik Iran bernama Fotros itu, mampu menanjangkau sebagian besar wilayah Timur Tengah, termasuk Israel.”Drone Fotros memiliki jangkauan 2 ribu kilometer ( 1.250 mil),” tulis IRNA, pada Senin (18/11/2013) mengutip pernyataan Dehghan.
Drone terbesar milik Iran itu, lanjut Dehghan, dirancang dan dikembangkan para ilmuwan Iran.
Iran sedang mengejar “swasembada” militer. Negara itu juga kerap mengumumkan terobosan teknologi canggih. Namun, Kebanyakan tidak dapat dikonfirmasi secara independen.
Pemerintah Iran menyatakan, mereka sedang bersiap diri, setelah Amerika Serikat dan Israel menuduh Teheran berusaha mengembangkan dan membuat senjata nuklir. Padahal Iran berkali-kali membantah tuduhan itu dan menegaskan program nuklirnya untuk kepentingan sipil.
Klaim itu disampaikan Menteri Pertahanan Iran, Hossein Dehghan. Menurutnya drone milik Iran bernama Fotros itu, mampu menanjangkau sebagian besar wilayah Timur Tengah, termasuk Israel.”Drone Fotros memiliki jangkauan 2 ribu kilometer ( 1.250 mil),” tulis IRNA, pada Senin (18/11/2013) mengutip pernyataan Dehghan.
Drone terbesar milik Iran itu, lanjut Dehghan, dirancang dan dikembangkan para ilmuwan Iran.
Iran sedang mengejar “swasembada” militer. Negara itu juga kerap mengumumkan terobosan teknologi canggih. Namun, Kebanyakan tidak dapat dikonfirmasi secara independen.
Pemerintah Iran menyatakan, mereka sedang bersiap diri, setelah Amerika Serikat dan Israel menuduh Teheran berusaha mengembangkan dan membuat senjata nuklir. Padahal Iran berkali-kali membantah tuduhan itu dan menegaskan program nuklirnya untuk kepentingan sipil.
(mas)