Hizbullah: Perang menghantui kegagalan kesepakatan nuklir Iran

Kamis, 14 November 2013 - 19:27 WIB
Hizbullah: Perang menghantui...
Hizbullah: Perang menghantui kegagalan kesepakatan nuklir Iran
A A A
Sindonews.com - Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan, kegagalan untuk mencapai kesepakatan dengan sekutu Iran atas pengembangan program nuklirnya akan menjadi sebuah mantra perang di kawasan Timur Tengah. Ungkapan tersebut disampaikan Nasrallah dihadapan lautan orang di Beirut dalam peringatan Hari Asyura, salah satu hari besar bagi muslim Syiah, Rabu (13/11/2013).

Seperti diketahui, pekan lalu Iran dan negara kekuatan dunia tengah menyetujui kesepakatan awal yang dapat menjadi jalan pembukan menerbitkan sebuah pakta yang komprehensif. Namun, perbedaan besar mencegah kedua belah pihak yang tengah berunding untuk mencapai terobosan penting, hingga akhirnya kedua belah pihak memutuskan untuk bertemu lagi di Jenewa pada 20 November mendatang.

"Apa alternatif untuk kesepakatan dengan Iran dan seluruh negara di dunia," tanya Nasrallah kepada massa. "Alternatifnya adalah perang di kawasan," jawab Nasrallah.
Pemimpin Hizbullah itu kemudian menuding Israel menjadi dalang di balik skenario ini bersama sejumlah negara Liga Arab.

"Israel tidak menginginkan kesepakatan untuk mencegah perang di kawasan. Sangat disesalkan beberapa negara Arab berada di sisi Israel dan ini merupakan keputusan kejam," ungkap Nasrallah.

"Sangat disesalkan bahwa (Perdana Menteri Israel Benjamin ) Netanyahu menjadi juru bicara untuk beberapa negara-negara Arab," imbuhnya.

Tudingan Nasrallah tersebut jelas tertuju kepada kelompok negara muslim Sunni, seperti Arab Saudi dan Qatar, negara yang sangat kuat mendukung pemberontah Suriah. Nasrakah mengatakan, negara-negara ini telah menolak setiap solusi politik yang dapat menghentikan pertumpahan darah dan kehancuran di Suriah. Mereka juga sangat menentang setiap kesepakatan antara Iran dengan sejumlah negara di dunia.

"Kami memiliki dua sekutu, yakni Iran dan Suriah," ungkap Nasrallah. "Dan kami yakin dengan sekutu kami," imbuhnya.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
7 menit yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
1 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
2 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
3 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
4 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved